



Foto: AFP/Robert Michael
OLAHRAGA,SIAGANEWS.CO- CEO Ducati, Claudio Domenicali, hanya menginginkan dua pembalapnya, Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso, setidaknya bisa meraih dua kemenangan dari 18 seri MotoGP 2016.
Sudah lama pabrikan asal Italia itu tidak mencicipi manisnya podium utama. Terakhir kali Casey Stoner yang melakukannya pada MotoGP 2010 tepatnya di sirkuit Phillip Island.
Pada MotoGP 2015 Ducati hampir meraih catatan spesial tersebut. Sayangnya Dovi –Dovizioso– hanya finis di posisi dua pada tiga race pembuka, tepatnya di Sirkuit Losail, Circuit of The America dan Termas de Rio Hondo.
Disamping itu. Maniac Joe –julukan Iannone– pernah finis di posisi dua di Sirkuit Mugello, Italia. Dengan perubahan regulasi seperti peralihan dari ban Bridgstone ke Michelin serta diharuskan menggunakan peralatan elektronik (ECU) buatan Magneti Marelli dari Dorna membuat Ducati berpeluang memenangkan race.

“Kami minimal harus memenangi dua balapan. Kami hampir meraihnya tahun ini, namun kompetisi sangat ketat. Kejuaraan berada di level tertinggi dan target objektif kami tak berubah: terus berkembang,” jelas Domenicalli seperti mengutip dari Gazzeta World, Senin (21/12/2015). (Ram/ozc)



