


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO. Ditemukan sedang menangis di persimpangan Jalan Sudirman-Jalan Tambusai, anak usia enam tahun ini ternyata anak panti asuhan yang kesasar. Beruntung ia diselamatkan seorang pengendara yang kemudian menyerahkannya ke pos polisi di tidak jauh dari lokasi tersebut yakni Gurindam 2 di samping Toko Gramedia, Sudirman.

Di pos polisi, anak tersebut masih saja menangis karena kebingungan dan asing dengan dua orang personel lantas dari Polresta Pekanbaru yakni Brigadir Hermoliza dan Brigadir Habiburrahman.Melihat si-anak yang terus menangis, keduanya berusaha menenangkannya. Setelah cukup tenang, Brigadir Habiburrahman menanyakan nama anak tersebut. Ia menjawab bahwa namanya Bimo.Setelah bisa diajak komunikasi barulah diketahui bahwa Bimo merupakan anak panti asuhan.Selama ini ia diasuh di panti asuhan yang beralamat di Jalan Sudirman belakang Pengadilan Tinggi Agama.

Setelah mendapati alamat sesuai dengan pengakuan Bimo, Brigadir Habiburrahman kemudian berinsiatif mengantarkan Bimo ke tempat pengasuhannya itu.Bimo kemudian dinaikkan ke atas motor patroli unit BM.Wajahnya tampak sumringah saat Brigadir Habiburrahman menghidupkan mesin.Kemudian Bimo diantarkan ke panti asuhan dan bertemu dengan pengasuh.Dari cerita si pengasuh, Bimo terpisah dari pengasuhnya saat ke Jalan Sudirman.Karena lokasi panti asuhan yang dekat jalan protokol, diduga Bimo asik main sampai akhirnya kesasar.”Alhamdulillah Bimo sudah kembali ke pengasuhnya,” terang Habiburrahman.



