



PEKANBARU,SIAGANEWS.CO- Keributan yang dilakukan ratusan mahasiswa HMI asal Makasar di Gelanggang Olahraga Remaja mengusik perhatian kepolisian. Mereka sempat membakar ban dan mencoba melakukan perusakan fasilitas yang ada disekitar gedung. Aparat kepolisian yang sejak awal berada disekitar lokasi langsung mengambil langkah tegas.
Wakapolresta Pekanbaru AKBP Sugeng Putut Wicaksono SIK, bersama seluruh anggota berbagai fungsional melakukan sterilisasi disekitar lokasi guna terciptanya keamanan.
Tidak cukup sampai disitu saja, aparat juga mengamankan diantara mahasiswa yang dianggap sebagai provokator yang dapat memicu terjadinya pertikaian diantara sesama.
Setelah mengamankan loaksi, Wakapolresta kemudian melakukan mediasi dan memberikan warning dan peringatan keras kepada seluruh mahasiswa yang ada.

” Jika seperti ini kalian bukan Mahasiswa namanya. Kalian ingat, ada nama Islam yang kalian bawa kesini. Jangan buat umat muslim marah,” terang Putut.
Wakapolresta menambahkan, jika mereka masih berani berbuat anarkis maka tindakan tegas akan dilakukan aparat Kepolisian.” Jika kalian masih berbuat anarkis dan tidak bisa bekerja sama, kami yang diamanahkan Negara untuk menjaga keamanan Masyarakat, akan menindak tegas kalian. Jangan salahkan kami nantinya,” tegas Wakapolres.
Setelah memberikan arahan, akhirnya ribuan mahasiswa sempat terdiam sejenak. Sekitar 20 menit kemudian, Wakapolresta menerima keluhan akan aksi anarkis para Mahasiswa tersebut. Setelah ada kesepakatan para Mahasiswa diminta untuk beristirahat. Dan puluhan personil langsung keluar dari ruangan GOR, sedangkan anggota Sabhara melakukan penjagaan diluar gedung.(ALN)



