


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Kapolri Jendral Tito Karnavian mengisi kuliah umum pada kegiatan temu Nasional BEM Nusantara di Kampus Universitas Islam Riau (UIR), Jum’at (3/3/2017).
Dalam pemaparannya, Tito Karnavian menyinggung persoalan konflik yang semakin tinggi. Salah satu pemicu konflik menurutnya adalah kesenjangan. Kondisi yang kemudian bisa menjadi konflik horizontal.
“Karena itu, ini merupakan tantangan seluruh elemen negara,” terang Tito Karnavian.
Menurutnya, perbedaan kepentingan harus diredam. Sebab, semakin besar kelompok dan tidak adanya hubungan darah bisa memicu timbulnya konflik.
“Indonesia memiliki berbagai macam suku bangsa. Memiliki tujuan bersama. Dulu yang menyatukan kita Belanda. Karena itu kita bisa meraih kemerdekaan. Karena itu hari ini semua elemen negara mesti bersatu,” ujarnya.
Selain hadir mengisi kuliah umum, Tito juga mendengarkan pemaparan dan melaunching aplikasi inovasi pelayanan publik berbasis teknologi informatika dengan sandi Zapin Polda Riau dan jajaran Polres.
Aplikasi yang tertanam pada Android tersebut secara terevaluasi salah satunya terkait pengaturan personel pada saat pengamanan pada satu lokasi serta kecepatan respon pada laporan dan pengungkapan kejadian dari informasi di lapangan, Launching tersebut dilaksanakan di Co Ex Mall SKA Pekanbaru. Usai melakukan giat tersebut, Kapolri langsung terbang ke Jakarta. (*)
Related



