



PEKANBARU, SIAGANEWS.CO- Belasan personil Polresta Pekanbaru yang terlibat menggunakan narkoba tertunduk malu saat Wakapolresta AKBP Sugeng Putut Wicaksono SIK meminta untuk berkumpul sehabis shalat Dzuhur, Selasa (12/4/2016) siang. Didalam Masjid Asyuro belasan personil yang tengah menjalani masa pembinaan diminta untuk bertobat dan selalu mengutaman keluarga.
” Apa yang meski kita banggakan dengan baju dan pangkat yang tidak seberapa ini jika keluarga kita di rumah terlantar lantaran narkoba, apa yang diharapkan lagi jika baju selama ini dibanggakan terpaksa harus dilepas jika terlibat narkoba,” terang Wakapolresta saat dihadapan personil.
Mantan Kapolres Siak ini juga meminta kepada para personil yang kini tengah menjalani pembinaan untuk menjadi Agama sebagai benteng dalam diri setiap personil agar bisa terhindar dari bahayanya narkoba. Dengan adanya pembinaan selama 21 hari bagi anggota yang terlibat narkoba, memang Polresta Pekanbaru mewajibakan bagi para anggota Binaan untuk menjalankan shalat lima waktu di Masjid Asyuro. Selain itu untuk menjaga stamina anggota mereka juga diwajibkan lari disaat siang hari.

” Tidak ada perbedaan saya dan anggota disini, akan tetapi karena amanah diberikan lebih dari merekalah saya memiliki kewajiban untuk menegur anggota yang salah. Kami Polri hanyalah pelayan masyarakat, dan jika mereka salah maka saya bertanggung jawab untuk menegur. Mereka harus sadar jika keluarga dirumah selalu menunggu dengan harapan,” tutup Wakapolresta saat dijumpai diruang kerjanya.



