



PEKANBARU, SIAGANEWS.CO- Polresta Pekanbaru menjaga ketat kepulangan warga bumi Lancang kuning yang mengikuti aliran sesat Gafatar, Senin (8/2/2016) siang. Sekitar 50 orang eks aliran sesat tersebut akan tiba di Bandara Sultan Syarif Qasim sekitar pukul 14.20 WIB.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Drs Aries Syarief Hidayat MM saat dikonfirmasi mengatakan bahw kedatangan para eks Gafatar akan langsung mendapatkan pengawalan ketat hingga menuju tempat pengungsian.
” Mereka akan tinggal ditempat pengungsian yang telah ditetapkan oleh Pemerintah yaitu di Rusinawa belakang Rumah Sakit AwaL Bross. Sebelumnya mereka terlebih dahulu menginap di asrama Riau yang berada di Jakarta,” terang Kapolresta.

Selama berada ditempat pengungsian, nantinya seluruh kegiatan para eks Gafatar akan selalu dilakukan pemantauan oleh pihak Kepolisian. Malah satu persatu pengikut aliran sesat ini akan dimintai data diri guna menjadi arsip Kepolisian jika para pengikut tersebut telah berbaur ditengah masyarakat.

“Kita akan menempatkan personil ditempat pengungsian, selain itu kita juga akan melakukan pendataan kepada mereka. Jika ada yang menyimpang dari kegiatan mereka nantinya, maka yang menjadi penggereka ataupun provokator akan kita proses sebagai penyebar aliran sesat,” tutup Kapolresta.



