



SIAGANEWS.CO – Komisi Pemilihan Umum Kota Pekanbaru menggencarkan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi pemilih untuk pemilihan walikota setempat Februari 2017 mendatang karena pada helatan sebelumnya tidak mencapai angka 50 persen.
“Kita lakukan berbagai upaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Targetnya dari KPU RI 77,5 persen, sedangkan pada Pilkada sebelumnya yang ada Pemungutan Suara Ulang itu hanya dibawah 50 persen,” kata Komisioner KPU Pekanbaru Divisi Sosialisasi, Yelly Norfiza di Pekanbaru, Rabu.
Oleh karena itu pihaknya mencoba salah satunya dengan menggelar jalan santai. Kegiatan itu direncanakan digelar pada 20 Agustus mendatang dengan menggandeng berbagai pihak seperti keluarga besar KPU mulai dari tingkat provinsi sampai pada Panitia Pemungutan Suara tingkat kelurahan.
Selain itu dikatakannya juga ikut masyarakat dari kalangan pemilih pemula yakni Siswa SMA. Untuk teknisnya akan diundang 10 orang setiap SMA di Pekanbaru bekerjasama dan berkoordinasi dengan dinas pendidikan.

“Ada juga nanti dari kaum difabel dan mahasiswa dari beberapa kampus. Nanti kita bagikan brosur yang berisi ajakan kepada mesyarakat untuk memilih pada Pilkada Pekanbaru Februari 2017 mendatang,” jelasnya.
Pada kegiatan tersebut juga akan diluncurkan maskot dan “jingle” Pilkada Pekanbaru. Khusus untuk maskot itu dilombakan dan terakhir menyerahkannya pada 12 Agustus nanti.”Terakhir sudah ada 12 maskot yang masuk, kita putuskan diperpanjang sampai 12 Agustus. Kalau jinglenya itu dari pusat,” sebutnya.
Selain kegiatan tersebut, KPU Pekanbaru berencana juga akan turun ke tempat-tempat umum seperti pasar bahkan buskota. Rencananya bersama musisi jalanan membagikan brosur langsung ke masyarakat.
“Kita gandeng mereka supaya lebih menarik untuk sosialisasi seperti di bus kota dan di pasar sehingga masyarakat ingat. Teknisnya belum kita bahas,” tambahnya.
Untuk sosialisasi internal kepada PPS dan Panitia Pemilihan Kecamatan, dijadwalkan 19 Agustus Ketua KPU RI Juri Ardianto ke Pekanbaru. Akan dilakukan Diskusi Fokus Grup membahas regulasi terbaru terkait pencalonan.(ant)



