



PEKANBARU,SIAGANEWS.CO- Kepolisian Polresta Pekanbaru langsung mengerahkan anggotanya terkait peristiwa penabrakan anggota TNI Kopda Dadi Santoso (21) pada malam lalu. Titik terang terhadap peristiwa tersebut juga mulai terlihat dengan diketahuinya identitas para pelaku dan berhasilnya diamankan seseorang yang diduga terlibat dan satu unit mobil yang diduga menabrak korban.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Aries Syarief Hidayat MM saat dikonfirmasi melalui Wakapolresta Pekanbaru AKBP Sugeng Putut Wicaksono SIK, Selasa (27/10) siang diruang kerjanya mengatakan bahwa anggota Satreskrim telah melakukan penggrebekan disebuah rumah yang diduga merupakan kediaman pelaku,” anggota telah bergerak, dan hasilnya kita mendapatkan nama para pelaku. Semalam kita juga menggrebek sebuah rumah, tetapi yang kita temui hanyalah saudara kembar pelaku sendiri. Sedangkan pelaku telah kabur,” ujar Wakapolresta.
Pelaku utama yang diketahui berinisial IW ternyata terlebih dahulu melarikan diri keluar kota, sedangkan mobil yang menabrakan korban berjenis mobil Panther ternyata adalah mobil jenis kijang Kapsul bewarna hitam dengan Nopol BM 173X NW yang diperoleh dari rumah pelaku,” terhadap mobil tersebut telah kita amankan di Mako, dan anggota Identifikasi juga telah mengambil bukti yang ada tertinggal di Mobil tersebut. Tetapi hasilnya belum kita ketahui,” ujar Putut.
Diutarakan lebih jelas oleh mantan Kapoleres Siak ini, dalam mengungkap kasus tabrakan yang mengakibatkan meninggalnya Kopda Dadi Santoso, pihaknya telah membentuk beberapa Tim dengan selalu berkordinasi bersama anggota TNI ,” saat ini anggota masih melakukan pengejaran di lapangan, dan kita telah memeriksa tujuh orang saksi. Tetapi yang memberi titik terang hanya dua orang saksi, terpenting apapun itu pelaku akan terus kita buru hingga semuanya berhasil dibekuk,” tutup Wakapolresta.(okra)




