


PEKANBARU, SIAGANEWS.ID – Pandemi Covid-19 yang masih melanda bangsa Indonesia telah menghambat aktivitas dan produktivitas sebagian masyarakat akibat banyaknya sektor usaha yang tidak berjalan dan juga banyaknya masyarakat yang terpaksa harus kehilangan mata pencaharian. Oleh Karena itu, pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus berupaya untuk melakukan langkah-langkah kongkret dalam mewujudkan masyarakat produktif yang driarahkan guna mempercepat pemulihan kondisi ekonomi yang terdampak Pandemi Covid-19.

Salah satu upaya dilaksanakan adalah dengan mengintensifkan pelaksanaan program ketahanan pangan guna mengembangkan sektor perekonomian masyarakat secara mandiri dengan melakukan advokasi yang lebih intensif kepada masyarakat agar meningkatkan peran dan kemampuannya untuk mewujudkan ketahanan pangan. Oleh karena Polri sebagai lembaga yang bertanggungjawab dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, turut andil dalam mensukseskan program ketahanan pangan sebagaimana arah kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dalam program transformasi menuju Polri yang Presisi, yaitu melalui pengembangan program Kampung Tangguh di seluruh wilayah Indonesia dengan melibatkan pemangku kepentingan sebagai wujud pemantapan dukungan Polri dalam penanganan Covid-19.
Kampung Tangguh yang telah dilaksanakan oleh seluruh jajaran kepolisian di tingkat kewilayahan merupakan program Polri yang ditujukan agar masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di wilayahnya dengan menggunakan prinsip Problem Oriented Policing (POP), yaitu sebuah strategi kolaboratif antara polisi dan masyarakat yang berfokus dalam pemecahan permasalahan, melalui upaya identifikasi (scanning), analisis (analysis) terhadap permasalahan dan penyebabnya secara mendalam, response untuk menentukan alternatif penyelesaian masalah dan implementasi, serta assessment untuk evaluasi penerapan langkah, penyelesaian masalah, serta langkah-langkah perbaikan. Selain itu, dalam program kampung tanggung mengedepankan tiga langkah pendekatan yaitu solusi, kolaborasi dan penguatan.
Solusi merupakan bagian dari program penyelesaian masalah yang bersifat bottom-up, dimulai dari masalah yang menjadi keresahan bagi komunitas. Pemecahan masalah melalui metode SARA (Search-Analysis-Response-Assessment) guna meningkatkan efektivitas, serta pelibatan kearifan lokal dalam penanganan masalah. Kolaborasi dilaksanakan untuk pendayaguanan setiap stakeholder yang dapat akan membawa pengetahuan dan peran yang berbeda terhadap upaya pemecahan masalah. Dimana Polri berperan sebagai “jembatan” agar semua stakeholder bergandengan tangan dalam menyelesaikan suatu masalah. Sedangkan penguatan merupakan upaya untuk menguatkan masyarakat melalui pemberian pengetahuan, ketrampilan, dan pendampingan sehingga terwujud daya tangkal terhadap ancaman/ masalah. penyebaran “success story” pemecahan masalah komunitas sehingga dapat menjadi pemantik yang dapat dicontoh oleh komunitas lain.

Dalam implementasinya, fokus utama program kampung tangguh diaktualisasikan melalui empat pilar ketangguhan yaitu: Pertama, ketangguhan di bidang kesehatan jasmani dan rohani melalui kegiatan pembinaan dan pelatihan terkait penanganan Covid-19 di samping sosialisasi protokol kesehatan sehingga masyarakat memiliki daya tangkal dalam mencegah penyebaran Covid-19. Kedua, ketangguhan keamanan dengan melakukan pendekatan pencegahan kejahatan untuk membuat design melalui pengembangan metode situational crime prevention, community crime prevention, dan social crime prevention sehingga masyarakat memiliki ketangguhan di bidang keamanan. Ketiga, ketangguhan di bidang informasi yang diimplementasikan melalui diseminasi informasi terkait penanganan Covid-19 baik melalui media mainstream dan media online maupun media sosial. Dan yang keempat, ketangguhan di bidang pangan dengan membangun lumbung pangan dengan memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas di bidang UMKM, pertanian, perkebunan, perikanan dan lain sebagainya sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.
Salam Presisi
Zulanda, S.I.K



