


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Gubenur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan kesiapan ruas jalan di Riau dalam rangka arus mudik dan balik tahun 2017 ini. Menurut gubernur yang akrab disapa Andi Rahman ini, dibandingkan tahun 2016 kesiapan untuk arus mudik dan balik tahun 2017 jauh lebih baik.
“Tahun ini kita jauh lebih siap. Tentu semuanya direncanakan dengan baik. Beberapa UPT yang menangani masalah jalan di Riau ini sudah dikomunikasikan. Mereka siaga dilokasi. Termasuk menempatkan alat berat di titik rawan longsor,” terang Andi usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Ramadniya Siak 2017 di halaman Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru di Jalan Diponegoro, Senin (19/6/2017).
Dikatakan Andi, beberapa ruas jalan yang mendapat atensi adalah jalur Riau ke Sumatera Barat serta Jalur di Kabupaten Kuansing.
“Nah, untuk kendaraan dengan muatan berat pada H-7 diingatkan tidak menggunakan jalur padat kendaraan. Kecuali untuk kendaraan sembako,” ujar Andi..
Ditambahkan Andi, tiga poin penting yang menjadi fokus pada Operasi Ramadniya 2017 sesuai dengan himbauan Presiden yakni stabilitas harga pangan, minimalisir gangguan kamtibmas serta memastikan kelancaran arus mudik dan balik.
Terkait dengan tiga hal tersebut, Andi mengatakan semua pihak dan stake holder terkait untuk bersinergisitas. Menjaga keharmonisan untuk memberikan dampak yang positif pada masyarakat.
“Saya juga berharap angka kecelakaan lalu lintas bisa berkurang pada tahun ini,” ujar Andi
Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan untuk kesiapan personel Polri dalam rangka Operasi Ramadniya Siak 2017 selain memastikan kelancaran arus mudik, keamanan lingkungan masyarakat juga menjadi perhatian.
“Ya tadi beberapa hal yang disinggung adalah persoalan antisipasi kemacetan. Memastikan kelancaran arus mudik. Tentu kita sudah melakukan perencanaan sejak awal. Dengan adanya beberapa pos pelayanan dan pengamanan kami berharap masyarakay bisa nyaman dan pelaksanaan mudik berjalan dengan baik dan lancar,” terang Zulkarnain.
Terkait wilayah kerawanan pada rumah yang ditinggal pemudik, Kapolda mengatakan patroli ke pemukiman warga akan dimaksimalkan. Selain itu perlu peran serta masyarakat menjaga keamanan.
“Kalau memang ada kendaraan yang mau dititip, silahkan ke kantor polisi. Jika memang ada lokasi parkirnya komunikasikan. Tidak ada syarat tertentu yang penting identitas. Dan itu gratis,” ujar Kapolda.



