


PEKANBARU,SIAGANEWS.CO- Aksi kerusuhan yang terjadi di Gelanggang Olahraga Remaja antara sesama mahasiswa HMI Manado dan Maluku dengan mahasiswa Makasar pada Jumat (4/12) pagi sangat berdampak luar biasa, selain menjarah dagangan masyarakat fasilitas seluruh ruangan GOR Remaja sudah tidak layak lagi digunakan.
Pantauan dilapangan terlihat mulai dari kaca GOR hingga kursi serta meja yang ada didalam ruangan benar-benar sangat memprihatinkan. Dengan banyaknya fasilitas Negara yang rusak tersebutlah pihak Polresta Pekanbaru melarang aksi Kongres HMI untuk sementara dihentikan. ” Sementara ini kita akan memberhentikan aksi Kongres, karena fasilitas Negara banyak yang hancur. Selain itu kita juga akan mendata fasilitas Negara yang telah dirugikan untuk dilakukan penyelidikan,” ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Drs Aries Syarief Hidayat MM saat dikonfirmasi melalui Wakapolresta AKBP Sugeng Putut Wicaksono SIK.
Karena Gedung tidak dapat digunakan sementara ini, Wakapolresta Pekanbaru meminta kepada pemilik barang-barang yang didalam ruangan seperti kursi dan meja untuk melakukan pengambilan. Apabila merasa dirugikan dan peminjam tidak bersedia mengganti rugi, maka pemilik silahkan membuat laporan ke Polresta Pekanbaru.
Saat ditanyakan hingga kapan Kongres HMI akan dihentikan, mantan Kapolres Siak ini belum bisa memastikannya. Karena pihaknya terlebih dahulu akan berkordinasi dengan Pemerintah setempat.” Kita belum bisa memastikannya, tetapi untuk dua hingga tiga hari kedepan Kongres HMI belum bisa dilaksanakan karena fasilitas gedung benar-benar hancur,” tutup Putut.(tim)




