


SIAGANEWS.CO- Setelah pencoblosan Pilkada Pelalawan 9 Desember lalu, sebanyak 10 kecamatan menggelar pelaksanaan Pleno penghitungan perolehan suara dua pasangan calon (Paslon) Bupati dan Cawabup Kabupaten Pelalawan.
Saat ini dua kecamatan masih berlangsung melakukan Pleno (Kecamatan Ukui dan Teluk Meranti,red), dan dua kecamatan lainnya yakni Kecamatan Langgam dan Kecamatan Pangkalan Kerinci, mamastikan akan menuntaskan pleno pada Sabtu (12/12).
Sementara itu, dari 8 kecamatan yang telah rampung menggelar pleno menyatakan keunggul masing-masing calon di sejumlah kecamatan. Dimana pasangan nomor urut 1 yakni HM Harris – Drs Zardewan (HAZA) unggul di 5 kecamatan yakni kecamatan Pangkalan Kuras, Bandar Seikijang, Pangkalan Lesung, Kerumutan dan kecamatan Bandar Petalangan. Dan pasangan nomor urut 2 yakni Zukri Misran – Drs Abdul Anas Badrun (ZA) unggul di 3 kecamatan yakni kecamatan Bunut, Kuala Kampar dan kecamatan Pelalawan.
Sedangkan dari hasil Pleno 8 kecamatan tersebut, pasangan nomor urut 1 yakni HM Harris – Drs Zardewan (HAZA) berhasil meraup perolehan suara sebanyak 39.744 suara, sehingga mengungguli rivalnya pasangan nomor urut 2 yakni H Zukri Misran – Drs Abdul Anas Badrun (ZA) yang meraih perolehan suara sebanyak 37.130.

Meski terjadi perselisihan perolehan suara yang tipis yakni 2.614 suara, namun hasil Pleno ini belum merupakan hasil final. Pasalnya, 4 kecamatan lainnya yakni Kecamatan Langgam, Pangkalan Kerinci, Ukui dan Kecamatan Teluk Meranti, masih tengah melakukan Pleno dimasing-masing kecamatan. Selain itu, pada tanggal 18 Desember mendatang, KPU kabupaten Pelalawan akan menggelar pelaksanaan Pleno penghitungan suara dua pasangan calon (Paslon) Bupati dan Cawabup kabupaten Pelalawan tingkat kabupaten Pelalawan.
Dari data yang berhasil dirangkum berdasarkan laporan masing-masing Ketua PPK kecamatan yang telah menggelar Pleno tingkat kecamatan yakni Ketua PPK Kecamatan Pangkalan Kuras Urip yang mengatakan, bahwa di Kecamatan Pangkalan Kuras, pasangan nomor urut 1 (HAZA) berhasil unggul dari pasangan nomor urut 2 (ZA) dengan selisih perolehan suara sebanyak 1.081 suara.
Sementara itu, Ketua PPK Kecamatan Kuala Kampar, Iwen menyebutkan, bahwa di Kecamatan Kuala Kampar, pasangan nomor urut 2 (ZA) berhasil unggul dari pasangan nomor urut 1 (HAZA) dengan selisih perolehan suara sebanyak 1.773 suara.
Di Kecamatan Bandar Seikijang, berdasarkan laporan Ketua PPK Kecamatan Bandar Seikijang Masri menyebutkan, bahwa paslon nomor urut 1 (HAZA) berhasil unggul dari pasangan nomor urut 2 (ZA) dengan selisih perolehan suara sebanyak 425 suara. Kemudian dikecamatan Pangkalan Lesung berdasarkan laporan Ketua PPK Kecamatan Pangkalan Lesung, Indra menyebutkan, paslon nomor urut 1 (HAZA) kembali unggul dari pasangan nomor urut 2 (ZA) dengan selisih perolehan suara sebanyak 2.061 suara.
Dikecamatan Kerumutan, berdasarkan laporan Ketua PPK Kecamatan Amran Hadi mengatakan, bahwa paslon nomor urut 1 (HAZA) kembali unggul dari pasangan nomor urut 2 (ZA) dengan selisih perolehan suara sebanyak 2.275 suara. Selanjutnya kecamatan Pelalawan berdasarkan laporan Ketua PPK Pelalawan Edi Arifin mengungkapkan, pasangan nomor urut 2 (ZA) berhasil unggul dari pasangan nomor urut 1 (HAZA) dengan selisih perolehan suara sebanyak 1.631 suara.
Kemudian di kecamatan Bunut berdasarkan laporan Ketua PPK Bunut Anton Suardi, bahwa pasangan nomor urut 2 (ZA) kembali unggul dari pasangan nomor urut 1 (HAZA) dengan selisih perolehan suara sebanyak 267 suara. Sementara itu, dikecamatan Bandar Petalangan, berdasarkan laporan Ketua PPK Bandar Petalangan Andi Lala menyampaikan, bahwa paslon nomor urut 1 (HAZA) kembali unggul dari pasangan nomor urut 2 (ZA) dengan selisih perolehan suara sebanyak 443 suara.
Hanya saja, dalam pelaksanaan Pilkada kabupaten Pelalawan pada 9 Desember lalu, hak pilih masyarakat banyak yang tidak sah akibat masyarakat masih banyak yang kurang mengetahui tata cara pelaksnaaan pencoblosan. Padahal dalam hal ini, KPU Kabupaten Pelalawan mengklaim telah melakukan upaya intensif untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat dalam melakukan pencoblosan. Namun faktanya, dari jumlah pemilih baik DPT, DPtb 1 dan DPtb2 di 8 kecamatan yang telah merampungkan Pleno, ada sebanyak 1.573 suara pemilih yang tidak sah. (MC Riau/Iin)
Berikut Perolehan suara masing-masing pasangan Calon Bupati dan Cawabup Pelalawan berdasarkan hasil Pleno tingkat Kecamatan :
1. Kecamatan Pangkalan Kuras
1. HAZa: 11.189 suara
2. ZA : 10.108 suara
Suara Tidak Sah : 265
Sumber : Ketua PPK Pangkalan Kuras Urip
2. Kecamatan Kuala Kampar
1. HAZA : 3.214
2. ZA : 4.987
Suara Tidak Sah : 90
Sumber : Ketua PPK Kuala Kampar – Iwen
3. Kecamatan Bandar Seikijang
1. HAZA : 3.152
2. ZA : 2.727
Suara Tidak Sah : 140
Sumber : Ketua PPK Bandar Seikijang Masri
4. Kecamatan Pangkalan Lesung
1. HAZA : 6.751
2. ZA : 4.690
Suara tidak sah : 467
Sumber : Ketua PPK Pangkalan Lesung Indra
5. Kecamatan Kerumutan
1. HAZA : 6.464
2. ZA: 4.189
Suara tidak sah : 136
Sumber : Ketua PPK Kerumutan – Amran Hadi
6. Kecamatan Pelalawan
1. HAZA : 2.315
2. ZA : 3.946
Suara Tidak Sah : 170
Sumber : Ketua PPK Pelalawan Edi Arifin
7. Kecamatan Bunut
1. HAZA : 2.880
2. ZA : 3.147
Suara Tidak Sah : 102
Sumber Ketua PPK Bunut Anton Suardi
8. Kecamatan Bandar Petalangan
1. HAZA : 3.779
2. ZA : 3.336
Suara Tidak Sah : 203
Sumber Ketua PPK Bandar Petalangan – Andi Lala
sumber (media center riau)



