421 Pelanggar di Tilang Selama Operasi Lilin di Kota Pekanbaru

0
58

PEKANBARU, SIAGANEWS.ID – Polresta Pekanbaru menindak 421 orang pelanggar, terutama terkait lalu lintas. Jumlah itu perupakan pelanggar yang terjaring dalam pelaksanaan Operasi Lilin Lancang Kuning 2020, yang berlangsung dari 21 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, Rabu (6/1/2021) mengatakan bahwa “Mereka tidak memakai helm SNI, melawan arus, tidak memakai safety belt, dan menggunakan handphone saat berkendara,” ujar Nandang.

Disebutkan Nandang, penindakan dilakukan untuk memberikan efek jera kepada pelanggar. Selain itu, diharapkan keamanan, ketertiban, keselamatan, dan kelancaran berlalu lintas dapat terus terjaga. Tak hanya itu, dalam Operasi Lilin ini dipaparkan Kapolresta, pihaknya juga melakukan kegiatan pencegahan terjadinya kerumunan di beberapa tempat yang disinyalir berpotensi mengundang banyak orang.

Terutama pada saat malam pergantian tahun di 31 Desember 2020. “Kita lakukan upaya antisipasi, kita bubarkan warga yang berkerumun. Kita cegah mereka tidak melakukan pesta kembang api, dan kegiatan lain di malam tahun baru,” tuturnya. Diungkapkan Nandang, petugas turut melakukan patroli di lokasi keramaian lainnya. Seperti di mal, pasar, objek wisata, dan sebagainya.

“Kita juga lakukan pengamanan di gereja yang melaksanakan ibadah Natal. Kita tempatkan dan sebar personel 411 orang,” urainya.

“ Di malam tahun baru ada 1.834 orang personel. Gabungan dari Polresta Pekanbaru, TNI, Satpol PP, Dishub, BPBD, Diskes, dan lain–lain,” imbuhnya.

“Kita bekerjasama melakukan upaya pencegahan. Ada beberapa sasaran, selain mencegah gangguan kamtibmas, mencegah terjadinya lakalantas, dan mencegah kerumunan sehingga menyebabkan adanya klaster baru penyebaran Covid–19,” sambung dia.

Nandang menambahkan, Operasi Lilin Lancang Kuning 2020 di Kota Pekanbaru berjalan aman terkendali, sukses dan lancar. (TBNewsriau)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here