



PEKANBARU, SIAGANEWS.CO- Keberhasilan Polresta Pekanbaru dalam membekuk delapan sindikat pembobol ATM Bank BCA di jalan HR Soebrantas Kecamatan Tampan patut mendapatkan apresiasi yang luar biasa. Kenapa tidak, dalam hitungan jam lima orang anggota Buru Sergap (Buser) Polresta Pekanbaru ini ternyata bisa mengungkap sindikat kejahatan pembobol ATM antar Provinsi ini, Senin (4/4/2016) siang.
Awalnya Anggota Kasat Reskrim Kompol Bimo Arianto SIK yang terdiri dari lima orang Iptu Syahrizal, Aiptu Joko Frasanta, Aipda Novi Irianto, Bripka Dolar Karo-Karo, Bripka Putra dan Briptu Arifin tengah berjaga di ruang opsnal Polresta Pekanbaru. Sekitar pukul 02.30 WIB laporan jika adanya kegiatan yang mencurigakan langsung ditanggapi oleh tim Buru Sergap (Buser) Polresta Pekanbaru, tanpa banyak tanya kelima anggota tersebut langsung menuju lokasi kejadian.


” Sesampainya anggota ke lokasi, hal yang mencurigakan ditemui oleh anggota. Bau karbit seperti adanya aktifitas mengelas sangat tercium, melihat asap yang pekat akhirnya anggota meminta bantuan kepada Dinas Pemadam Kebakaran untuk memadamkan api,” terang Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Drs Aries Syarief Hidayat MM saat dikonfirmasi melalui Wakapolresta AKBP Sugeng Putut Wicaksono SIK, Rabu (6/4/2016) siang.
Setelah api padam, dan dilakukan olah TKP . Kelima anggota yang telah mendapatkan bukti-bukti tertinggal langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Kompol Bimo Arianto SIK. Mengetahui adanya pembobolan ATM dengan modus membobol ruko sebelah, akhirnya beberapa hasil penyelidikan mengarah kepada para pelaku yang pernah dahulu ditangkap sebelumnya.
” Setelah analisa lokasi kejadian, para anggota langsung melakukan penyisiran dibeberapa wilayah perumahan yang dianggap sebagai tempat berkumpulnya para pelaku. Karena hasil analisa dilapangan ternyata modus pelaku ini pernah dilakukan beberapa kali, dan ternyata apa yang dicurigai anggota benar,” jelas Putut.
Tepat sekitar pukul 10.00 WIB seorang residivist dengan kasus yang sama berinisial Aw (45) berdiri didepan salah satu rumah yang berada di perumahan Jingga jalan Sukajadi Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Tanpa banyak bicara, akhirnya lima orang anggota opsnal langsung mengepung rumah yang dicurigai.
” Dilokasi rumah pertama ini anggota berhasil membekuk enam orang pelaku yang seluruhnya ternyata dari Palembang. Enam orang tersebut yaitu Ma (30), Ms (44), IL (39), Db (28) Aa (33), dan Ss (35). Sedangkan untuk Aw (44) serta Zi (43) berhasil melarikan diri,” ungkap Putut.
Berhasil mendapatkan para pelaku, Kompol Bimo Arianto SIK langsung memimpin pengejaran para pelaku yang berhasil melarikan diri dengan dibantu oleh anggota opsnal yang lain. Hampir tujuh jam penyisiran yang dilakukan oleh Kasat Reskrim beserta para anggotanya dilakukan didalam hutan. Akan tetapi usaha tersebut tidaklah sia-sia, sekitar pukul 17.00 WIB dua orang otak pelaku Aw (44) dan Zi (43) berhasil dibekuk.
” Hampir 15 jam anggota berada dilapangan untuk melakukan pengungkapan sindikat pembobolan ATM antar Provinsi ini. Dan kita masih melakukan pemburuan terhadap dua orang yang diduga masih terlibat, sedangkan usaha yang telah dilakukan oleh Kasat Reskrim bersama anggotanya patut diapresiasi selain hal tersebut merupakan tanggung jawab kami sebagai Polri,” tutup Wakapolresta.



