


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Sabtu (15/10/2016), telah berlangsung aksi unjuk rasa / aksi damai oleh DPD I HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) Propinsi Riau. Aksi damai ini dilakukan terkait permasalahan dugaan penistaan agama yg dilakukan oleh Sdr. Ir. Basuki Tjahja Purnama (Ahok) Gubernur Propinsi DKI Jakarta.
Aksi damai dilakukan dengan cara melakukan longmarch dengan route dari titik kumpul Puswil Riau Jl.Cut Nyak Dien selanjutnya menuju Jl. Jenderal Sudirman melewati bundaran kantor Gubernur (Tugu Zapin) dan melakukan orasi di depan pagar kantor gubernur Riau kemudian Jl. Jenderal Sudirman kembali ke Jl.Cut Nyak Dien melewati samping kantor Gubernur Riau kembali ke titik kumpul awal Puswil Riau Pekanbaru.
Selain HTI Prov. Riau, juga bergabung beberapa ormas islam / lembaga islam yang ada di Pekanbaru, diantaranya FPI, KAMI, MUI Riau dan HMI. Jumlah massa diperkirakan 1.000 (seribu) orang.
dalam aksi tersebut, massa menuntut beberapa hal, diantaranya :
1. Agar aparat yg berwenang segera menindak kasus penghinaan Al Qur’an yang dilakukan oleh Sdra. Ir. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

2. Agar umat Islam di Jakarta yang mayoritas islam dengan tegas menolak Ahok untuk menjadi Gubernur Prov. DKI Jakarta mendatang.
penyampaian orasi disampaikan oleh Mantan Ketua DPD HTI Kota Pekanbaru, Ir. Muhammadun, Ketua FPI Prov. Riau, Ustadz R. Ade Hasibuan, S.H.,Ustadz Abdus Somad, Lc.,perwakilan MUI Riau, Ustadz Zulhusni Domo. dari perwakilan KAHMI Riau, Sdr Joni Setiawan dan Habib Syahab dari FPI Prov. Riau.
Dalam orasinya Sdr. Habib Syahab menyampaikan hal sbb :
– Orang yg menghina negara dan presiden di penjara. Jangan sampai yg menghina islam hanya didiamkan saja.
– Jangan anggap umat islam ini sedikit Jumlahnya.
– Aparat negara yang beragama islam jangan mengorbankan imannya hanya gara – gara “si kutil babi”.
– Jangan lecehkan islam
aksi damai tersebut selesai pkl 09.40 wib dan massa aksi kembali ke titik kimpul untuk membubarkan diri.



