


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Seorang anak berusia 7 tahun diduga dianiaya ibu tirinya hingga mengalami trauma dan memilih kabur dari rumah.
Korban yang masih sekolah itu memilih kabur kerumah seorang perempuan bernama Iryusni (30) kemudian bersembunyi.
Informasi yang diterima dari kepolisian, korban datang kerumah Iryusni dengan berjalan kaki.
Kemudian kepada perempuan tersebut korban menceritakan bahwa sering dianiaya oleh ibu tirinya.

Korban kemudian memperlihatkan bekas pukulan pada kaki sebelah kiri memar, dipukul dengan tangkai sapu, tengkuk belakang dipukul dengan tangkai sapu, tangan sebelah kanan bekas gigitan, leher bekas cakaran dengan kuku.
Melihat kondisi korban, Iryusni merasa iba yang kemudian menyelamatkan korban.
Ibu tiri korban sempat mendatangi rumah Iryusni sembari mencari anaknya.
Kemudian meminta anaknya dikembalikan.
Korban memilih sembunyi karena begitu ketakutan.
Iryusni pun kukuh tidak menyerahkan korban kepada ibu tirinya.
Sampai kasus dugaan penganiayaan dilaporkan ke Mapolresta Pekanbaru.
Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Iptu Polius Hendriawan, Rabu (17/1/2018) mengatakan pihaknya sudah menerima laporan tersebut.
“Kasusnya masih dalam penyelidikan,” ujar Polius.(*)



