


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Polresta Pekanbaru tetapkan satu lagi tersangka penembakan di Jalan Hasanuddin, Pekanbaru.
Tersangka Putri (27) dalam pemeriksaan dipastikan membantu Satriandi menghabisi nyawa Jodi Setiawan.
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Arianto dalam keterangan persnya, Rabu (11/1/2017) mengatakan Putri yang kemudian beberapakali menelfon Jodi Setiawan untuk bertemu.
“Jadi Putri diimingi uang Rp 10 juta oleh Satriandi untuk membantu menghabisi nyawa korban. Putrilah yang kemudian mengkondisikan tempat eksekusi,” terang Bimo.
Rencana menghabisi Jodi sudah dibicarakan dan akan dilakukan di area Hotel Labersa, Sabtu (7/1/2017) malam.
Putri yang menghubungi Jodi agar ke lokasi. Namun Jodi berhasil kabur meski saat itu Satriandi akan menabrak Jodi.
Gagal dari hotel Labersa, Jodi kembali dipancing di Hotel Majestik Jalan Juanda.
Namun lagi-lagi rencana menghabisi Jodi gagal karena kondisi yang ramai.
Putri kembali berperan memancing Jodi untuk bertemu. Sampailah di Jalan Hasanuddin, Kecamatan Lima Puluh.
Di lokasi inilah senjat api rakitan yang dipegang Satriandi menyalak. Tembakan pertama langsung mengenai dada kiri Jodi. Tembakan kedua meleset dan Satriandi langsung kabur.
Seperti diberitakan, Jodi Setiawan ditemukan tewas dengan bekas luka tembak di dada sebelah kiri, Sabtu (7/1/2017) lalu.
Korban ditemukan tertelungkup di teras rumah warga. Penyelidikan polisi akhirnya mengarah pada Satriandi.
Satriandi akhirnya ditangkap di Provinsi Sumatera Barat, Minggu (8/1/2017).



