



PEKANBARU,SIAGANEWS.CO- Simanukalit (35) terpaksa harus merenggang nyawa setelah sempat terjadi kontak senjata dengan anggota Opsnal Polres Pelalawan, Kamis (3/3/2016) sore di jalan Rajawali Sakti Kecamatan Tampan. Pelaku yang telah diburu selama dua hari oleh anggota buru sergap (Buser) tidak berdaya ketika satu butir peluru menembus paha kirinya.
Penggrebekan yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Herman Pelani SH pada sore itu berawal dari tertangkapnya kedua pelaku yang telah diamankan sebelumnya dua orang pelaku yaitu Bm (55) dan Sr (35) di Kabupaten Pelalawan. Antara aparat Kepolisian dan pelaku sempat terjadi saling tembak setelah akhirnya pelaku tersungkur dengan satu peluru menembus paha kirinya.
” Saat pelaku dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau akhirnya meninggal dunia karena kehabisan darah. Dari tangan pelaku kita berhasil mengamankan barang bukti satu unit senjata api rakitan dan beberapa peluru,” terang Kasat.
Kini pelaku yang terbukti telah melakukan aksi perampokan alat berat sebanyak empat kali masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk menjalani otopsi. Aparat Kepolisian masih memburu pelaku lainnya, dugaan pelaku telah beraksi beberapa wilayah Polda Riau. Sedangkan pengakuan dua temannya yang berhasil diringkus mereka telah menjalankan aksinya beberapa wilayah Polres Pelalawan.(**)




