


Siak, SiagaNews.id – Kegiatan renovasi Jembatan Sungai Penyengat di Kampung Buatan I, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, program Jembatan Merah Putih Presisi Polda Riau ini memasuki hari kelima pada Senin (2/2/2026). Sejak pukul 09.00 WIB, personel Polsek Koto Gasib bersama BKO Polda Riau dan masyarakat setempat kembali melanjutkan pekerjaan secara gotong royong.
Sejumlah pekerjaan strategis dilakukan untuk mempercepat penyelesaian renovasi jembatan yang menjadi akses vital warga. Di antaranya pengelasan tiang skor bawah sisi barat jembatan, pengecatan pagar dan lantai jembatan, pembersihan semak di sekitar lokasi, serta pengecekan titik pemasangan tembok sayap jembatan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Koto Gasib IPTU Suhardiyanto, S.H., M.H., dengan melibatkan personel Polsek Koto Gasib, Satpolairud Polda Riau, BKO Brimob, BKO Ditsamapta Polda Riau, serta unsur pemerintah desa, mahasiswa Kukerta UNDRI, dan masyarakat Kampung Buatan I.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H. mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam renovasi jembatan tersebut.

“Renovasi Jembatan Sungai Penyengat ini adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami mendorong semangat gotong royong dan kolaborasi lintas unsur agar fasilitas umum yang vital dapat kembali digunakan dengan aman dan nyaman,” ujar AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar.
Kapolres Siak menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga mencerminkan komitmen Polres Siak dalam mendukung pembangunan dan keselamatan infrastruktur demi kepentingan masyarakat luas.
Sementara itu, Kapolsek Koto Gasib IPTU Suhardiyanto, S.H., M.H. menyampaikan bahwa progres renovasi terus berjalan sesuai rencana, meski dilakukan secara bertahap.
“Hari kelima ini kami fokus pada penguatan struktur bawah jembatan dan perapian fasilitas pendukung. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel, pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat yang terus berpartisipasi aktif,” ungkap IPTU Suhardiyanto.
Kapolsek Koto Gasib berharap, dengan semangat kebersamaan tersebut, renovasi Jembatan Sungai Penyengat dapat segera rampung dan kembali dimanfaatkan sebagai jalur utama aktivitas warga Kampung Buatan I, anak-anak sekolah yang setiap hari melewati jembatan tersebut dan masyarakat sekitarnya.







