



SIAGANEWS.CO – Real Madris bermain imbang 2-2 melawan Bayern Munich leg kedua semifinal di Estadio Santiago Bernabeu, Rabu (2/5/18) dini hari WIB.
Hasil ini membawa Madrid melenggang ke final Liga Champions karena unggul agregat 4-3 atas Bayern Munich.
Musim terakhir ini Madrid menjadi tim yang paling dominan meraih kemenangan di Liga Champions. Mereka sudah tiga kali secara beruntun mencapai babak final, dan dua kali sebelumnya menjadi juara.

Pelatih Madrid, Zinedine Zidane, mengatakan Liga Champions sudah mendarah daging bagi Los Blancos. Padahal di musim ini posisi mereka di kompetisi LaLiga sedang merosot.
“Liga Champions ada dalam DNA klub. Kami tidak pernah berhenti berjuang sampai menit akhir, seperti yang dilakukan pemain Bayern malam ini,” ujar Zidane, seperti dikutip dari Sky Sports.
Diakui pelatih asal Prancis tersebut, tidak mudah perjalanan anak asuhnya di Liga Champions musim ini. Melawan Bayern mereka harus pontang-panting menjaga gawang agar tidak mudah dibobol.
“Ini adalah final ketiga kami, tetapi kami sangat menderita. Pada akhirnya, kami kuat dan kami hidup dalam tekanan. Tidak menyerah, karena kami ingin menang,” tutur Zidane.
Jalan Madrid melaju hingga babak final tidaklah mudah. Mereka harus melewati hadangan tim-tim papan atas Eropa, seperti Paris Saint-Germain dan Juventus. (sumber:viva)



