


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO- Kejadian kecelakaan lalu lintas di Kota Pekanbaru cukup tinggi beberapa waktu lalu. Malah yang sangat memprihatinkan, kejadian kecelakaan laka lantas di bumi Lancang Kuning sebagaian besar melibatkan anak dibawah umur. Namun, dengan dijalankannya program Polisi dimana-mana tersebut ternyata dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak anak dibawah umur atau pelajar secara drastis.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Tonny Hermawan R, S.Ik saat dikonfirmasi melalui Kasat Lantas Kompol Budi Setiawan, S.Ik, M.Ik Jum’at (5/8) pagi.
“Memang dengan adanya program Polisi dimana-mana dampaknya sangat baik, angka laka lantas yang terjadi dan korbannya anak dibawah umur 97 persen menurun,” terang Kasat Lantas.
Memang Polresta Pekanbaru membuat program Polisi dimana-mana sejak satu bulan terakhir sesuai dengan instruksi Kapolri Jendral Tito Karnavian, setiap personil baik Sat Reskrim, Sabhara, Sat Lantas dan Intelijen diwajibkan turun ke jalan guna mengatur arus lalu lintas dan kendaraan.
“Dengan menempatkan personil disetiap persimpangan membuat para pelajar berpikir untuk kebut-kebutan, tidak hanya itu saja, para pelaku kejahatan jalanan yang biasanya mengintai kaum hawa untuk pergi bekerja juga menurun,” jelas Budi.
Kasat Lantas juga mengatakan jika pihaknya akan menjalankan program Lantas Go To School. Para pelajar yang berusia 17 tahun dan dianggap telah pantas menggunakan sepeda motor akan diberikan pelatihan berkendara dengan baik dan benar.
“Dari semua kasus kecelakaan laka lantas melibatkan anak dibawah umur pada keseluruhannya kita lakukan Diversi. Tapi kita menargetkan dalam tahun depan bahwa setiap orang tua pelajar mengantar anaknya sekolah,” harap Kasat Lantas



