


SIAGANEWS.CO- Puluhan tahanan Polres Kepulauan Meranti, Riau, mulai membiasakan diri membaca buku sebagai bentuk penanaman ilmu pengetahuan selama berada di jeruji besi. Bantuan buku tersebut adalah bentuk dari kerja sama Kepala Kepolisian Resor Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi dengan dua orang wakil rakyat dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti.
Jarum jam masih menunjukan pukul 09.00 WIB, suasana di Mapolres terlihat tidak seperti biasanya. Kabag Sumda Polres Kepulauan Meranti, Kompol Sumarno, terlihat mondar mandir ke penjagaan, ternyata dua anggota DPRD Kepulauan Meranti telah berada di ruang kerja Kapolres.
Dua anggota DPRD itu, yakni, Hafizoh SAg MM, anggota Fraksi Golongan Karya (Golkar) bersama suaminya yang juga anggota DPRD Kepulauan Meranti dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Marhisyam SKom.
Kedatangan dua wakil rakyat itu rupanya untuk mengunjungi ruang tahanan serta menyerahkan langsung bantuan buku dan bingkisan makanan bagi para tahanan. Dalam kesempatan itu, Hafizoh yang sedang hamil besar sempat minta doa untuk kelancaran persalinannya.

“Mereka yang sedang menjalankan proses hukum disini merupakan saudara-saudara kita. Kami mengapresiasi bentuk pembinaan yang dilakukan Kapolres bersama jajaran terhadap mereka. Untuk itu kami datang melihat langsung dan menyerahkan bantuan,” ujar Hafizoh.
Dijelaskannya, bantuan sejumlah buku yang diserahkan diharapkan dapat bermanfaat untuk mengisi waktu dan menambah wawasan serta pengetahuan para tahanan selama menghuni ruang sel Mapolres Kepulauan Meranti.
“Kita berharap mereka bisa bersabar menjalani proses hukum dan setelah selesai menjalaninya dapat kembali ke tengah masyarakat kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” harapnya.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP zahwani Pandra Arsyad SH MSi, mengungkapkan, penghuni ruang tahanan Mapolres Kepulauan Meranti diperlakukan sangat baik. Program pembinaan pun diberikan, seperti kegiatan pengajian dan penyediaan pustaka mini.
Salah seorang tahanan Polres Kepulauan Meranti mengatakan, meski berada di ruang tahanan, mereka tetap mendapat perlakuan yang baik dan pembinaan mental dan spiritual untuk menjadi peribadi yang lebih baik nantinya.
“Kami berterimakasih kepada Pak Kapolres, kami merasakan Pak Kapolres sebagai orang tua kami disini,” ucapnya. (mcr/san)



