Polisi berhasil ringkus pelaku pembunuhan di Cafe Jalan Arifin ahmad

0
529

PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Pasca peristiwa penusukan yang berujung tewasnya dua orang pengunjung kafe di Jalan Arifin Ahmad, Kamis (20/9/2018) polisi berhasil meringkus tersangka pelaku.

Tersangka ditangkap 5 jam usai peristiwa.

Informasi yang diterima dari kepolisian, tersangka yang bernama Ansori als Budi ditangkap di wilayah Tampan. Polisi mengetahui keberadaan tersangka setelah melakukan penyelidikan. Selanjutnya dilakukan penangkapan di kediamannya.

Saat polisi sampai di lokasi, tersangka berusaha sembunyi di atas plafon, namun kemudian menyerahkan diri ke polisi.

Polisi mengamankan sepeda motor yang dipakai tersangka dan baju yang dipakai tersangka.

Tersangka mengakui perbuatannya telah menusuk dua orang lelaki di sebuah kafe di Jalan Arifin Ahmad. Tersangka juga mengatakan bahwa saat melakukan penusukan ia sedang bertiga. Ada A yang merupakan abang kandungnya serta S yang merupakan paman tersangka.

Terhadap 2 pelaku lainnya, pihak Kepolisian masih melakukan pengejaran.

Seperti diberitakan sebelumnya, telah terjadi dugaan pembunuhan di sebuah kafe di Jalan Arifin Ahmad Kelurahan Sidomulyo Timur Kecamatan Marpoyan Damai, Kamis (20/9/2018) dini hari.

Berita terkaitDua Orang Pengunjung Cafe Di Jalan Arifin Ahmad Tewas Di Tikam

Dua dari tiga orang diinformasikan meningal dunia. Satu korban yang masih dalam perawatan adalah seorang perempuan.

Informasi dari kepolisian, peristiwa pembunuhan tersebut berawal dari kedatangan tiga orang lelaki menggunakan 2 sepeda motor.

Ketiganya sampai di lokasi Kafe yang menjadi tempat kejadian perkara pada pukul 04.30 WIB.

Lelaki tersebut hendak masuk ke dalam kafe. Namun pemilik kafe mengatakan bahwa kafe sudah tutup. Ketiganya merasa tidak senang dan marahselanjutnya memaksa pemilik dan karyawan kafe untuk buka.

Peristiwa tersebut didengar oleh dua orang lelaki (korban) yang hendak keluar dari kafe. Keduanya membela karyawan kafe terkait kafe yang sudah tutup. Pelaku tidak senang kemudian mengajak kelahi. Tanpa banyak bicara salah seorang menusuk korban yang bernama Ade di bagian perut.

Korban yang bernama Noprizal merapat hendak melerai. Namun ia justru juga ditusuk di bagian perut. Sedangkan pemilik kafe yang bernama Ita mengalami luka goresan di bagian kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Eka Hospital.

Tiga orang pelaku kemudian melarikan diri. Dua orang yang mengalami luka tusukan diketahui meninggal dunia.

Kasus tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian.

Dari lokasi didapatkan barang bukti tas milik korban Noprizal yang berisi surat kendaraan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here