


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Toko Alfamart yang berada di Jalan Kuaran, Kelurahan Air Dingin Kecamatan Bukit Raya disatroni dua orang perampok.
Masing-masing menggunakan helm dan topi dengan sebagian wajah ditutupi masker.
Kejadian perampokan pada Sabtu 22 Desember 2018 sekira pukul 03.15 WIB.
Dari aksi perampokan tersebut pelaku berhasil membawa kabur barang dan uang jumlah seluruhnya Rp 20 juta lebih.
Informasi yang diterima dari kepolisian, adapun kronologi peristiwa berawal pada saat itu pelapor yang bernama Angga dan satu orang temannya bernama Iqbal sedang bekerja di toko Alfamart.
Lalu sekitar pukul 03.15 WIB, ada 2 (dua) orang laki laki yang tidak dikenal datang mempergunakan sepeda motor dan memarkirkannya diparkiran depan Alfamart.
Kedua laki laki tersebut masuk kedalam Toko Alfamart, kemudian salah satu pelaku memegang senjata tajam warna hitam sedangkan dengan pelaku satunya lagi memegang diduga senjata api seperti pistol warna hitam.
Kemudian kedua pelaku itu meminta kepada kedua karyawan dengan suara keras atau mengancam dimana letak brankas sambil menodongkan pistol dan senjata tajam ke arah kedua karyawan Alfamart.
Kedua karyawan itu merasa takut dan pergi menunjukkan letak brankas yang berada diruang belakang.
Setelah sampai diruangan brankas, pelaku menyuruh karyawan itu untuk membuka brankas dengan kunci brankas.
Setelah brankas itu terbuka pelaku langsung menyuruh untuk memasukkan uang tunai sebesar Rp. 20.508.000 (dua puluh juta lima ratus delapan ribu rupiah) kedalam tas ransel yang dibawa oleh pelaku.
Kemudian kedua karyawan itu dibawa lagi oleh pelaku kedepan, dan pada saat itu pelaku meminta handphone milik karyawan dan handphone milik Alfamart supaya tidak bisa melaporkan kejadian tersebut.
Pelaku menyuruh kedua karyawan itu pergi keruang belakang dan menyuruh diam disana.
Saat pelaku mengambil barang lainnya, salah satu pelaku mengempeskan ban sepeda motor milik karyawan hingga berbunyi alarmnya.
Mendengar suara alarm sepeda motor, pelaku panik dan mengurungkan niatnya mengambil barang-barang.
Kemudian memilih kabur membawa uang tunai 20 juta lebih.
Peristiwa tersebut sudah dilaporkan kedua karyawan ke polisi Polsek Bukit Raya.(*)



