


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Operasi Simpatik Siak 2017 berakhir, Selasa (21/3). Operasi yang dilaksanakan oleh jajaran Kepolisian ini berjalan selama 21 hari terhitung mulai tanggal 1 Maret lalu. Selama pelaksanaan Operasi jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru telah mengeluarkan sebanyak 2.606 lembar tilang teguran.
Dari jumlah tersebut pelanggaran terbanyak masih didominasi oleh kendaraan sepeda motor yakni tidak menggunakan Helm dan melanggar rambu rambu lalu lintas. Sedangkan untuk kendaraan roda empat atau mobil pelanggaran terbanyak yakni melanggar rambu lalu lintas dan tidak menggunakan sabuk keselamatan.
Untuk Kota Pekanbaru ada beberapa lokasi yang menjadi perhatian Tim Operasi Simpatik Siak 2017 Polresta Pekanbaru, yakni Jalan Ahmad Yani, Jalan Sudirman (parkiran pusat keramaian), Jalan Tambusai (pasar Cik Puan) dan Fly Over. Empat lokasi tersebut memang sering sekali dijumpai kendaraan yang parkir sembarangan sehingga menimbulkan kepadatan arus lalu lintas dan rawan kemacetan. Sedangkan untuk Fly Over Kepolisian fokus terhadap pengendara sepeda motor yang menerobos rambu larangan roda dua melintasi ruas jalan Fly Over diluar waktu yang telah ditentukan.
Sedangkan angka untuk usia pelaku pelanggaran lalu lintas didominasi usia antara 26-30 tahun yang berjumlah 539 orang. Untuk lokasi yang paling sering ditemukan pelanggaran lalu lintas yakni kawasan perbelanjaan yang berjumlah 1.228 pelangaran lalu lintas.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto melalui Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Budi Setiawan, SIK, MIK berharap dengan berakhirnya Operasi Simpatik ini diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan keselamatan berlalu lintas dan lebih tertib dalam berlalu lintas.
“kita harapkan dengan penindakan secara teguran dan himbauan yang kita lakukan dapat menambah kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, tidak hanya pada saat pelaksanaan Operasi saja. Usai pelaksanaan Operasi Simpatik ini, khususnya Sat Lantas akan terus melakukan penertiban terhadap kendaraan bermotor”.



