


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO- Setiap menuju pergantian tahun kasus kejahatan yang terjadi cenderung semakin meningkat dengan berbagai modus mulai dari pencurian pemberaratan, pencurian dengan kekerasan hingga hipnotis. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak kepolisian menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati mengamankan barang beharga mereka agar tidak menjadi korban kejahatan.
Hal tersebut disampaikan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Tonny Hermawan melalui Wakapolresta AKBP Ady Wibowo saat dijumpai diruang kerjanya, Senin (31/10) sore. Dikatakannya, upaya peningkatan kewaspadaan dapat dilakukan dengan cara mengaktifkan kembali Siskamling di lingkungan pemukiman penduduk.
” Siskamling menjadi salah satu cara untuk mencegah kejahatan terjadi sejak dini. Untuk itu saya mengimbau kepada masyarakat untuk dapat kembali mengintensifkannya, dan nantinya kepada Bhabinkamtibmas kita juga meminta agar bisa selalu mengajak masyarakat menghidupkannya,”
jelasnya.
Lebih lanjut dikatakan Wakapolresta, kejahatan lain yang juga perlu diantisipasi adalah tindak pidana pencopetan dan hipnotis yang biasanya kerap terjadi di pusat-pusat perbelanjaan. Untuk menghindari hal ini, upaya yang dapat dilakukan adalah jangan membawa perhiasan atau barang berharga yang terlalu mencolok ketika bepergian.

” Biasanya pelaku hipnotis selalu mencari korban yang terlalu mencolok ketika mengenakan barang berharga. Untuk itu, jika ada orang tidak dikenal dan memberikan makanan atau minuman silahkan tolak,” ujarnya.
Masih kata Wakapolresta, bahwa tindak kejahatan yang paling diwaspadai oleh masyarakat yaitu kejahatan dengan kekerasan (Curas). Pelaku yang cukup tergolong nekat terkadang tidak segan-segan mengakhiri nyawa
korbannya.
” Untuk kejahatan ini benar-benar harus waspada, terkadang pelaku terlebih dahulu mengintai korban. Mayoritas korban nasabah Bank dan pelaku sering berkelompok,” tutup Wakapolresta



