


PEKANBARU,SIAGANEWS.CO- Anggota Polsek Tampan sepertinya memang harus bekerja ekstra untuk membawa ketiga pelaku pembunuhan Sulastri (31) ke Pekanbaru, Rabu (11/11) dini hari. Kenapa tidak, saat menuju ke Bumi Lancang dua orang pelaku malah nekat melarikan diri sehingga tersangka ambruk diterjang peluru.
Dengan menggunakan mobil Avanza Hitam Nopol B 3151 NK, Kapolsek Tampan AKP Ari S Wibowo tiba ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau sekitar pukul 01.00 wib. Terlihat dua orang peria tanpa menggunakan baju turun dari pintu mobil dengan kaki yang berdarah. Dengan cepat Tim medis langsung mengeluarkan peluru yang bersarang dikaki kedua pria tersebut.
” Mereka berusaha melarikan diri saat diperjalanan dari Sumatra Barat menuju Pekanbaru. Dan kita terpaksa harus melumpuhkan keduanya,” terang Kapolsek.
Pelaku yang diketahui bernama Jefriyandi (19) terpaksa diberikan hadiah timah panas oleh anggota Opsnal bagian kaki kanan.Terlihat hal yang sama juga didapat oleh Ahmad Remom Zebri (20) saat memasuki Ruang IGD Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.” Untuk tersangka Khairul Azhar (17) telah kita antarkan terlebih dahulu ke Polsek. Mereka akan langsung kita lakukan pemeriksaan.” Ujar Kapolsek.

Sekitar 30 menit lamanya mendapatkan perawatan, akhirnya kedua pelaku langsung dibawa kedalam mobil menuju Polsek Tampan.” Kita masih mendalami keterangan pelaku, dan ekpose akan kita lakukan siang besok oleh Pimpinan langsung,” tutup Kapolsek.(DK)



