PEKANBARU, SIAGANEWS.CO- Ria Kristina (21) hanya bisa pasrah uang miliknya senilai Rp 53 juta lebih berpindah tangan pada orang lain. Karyawan toko Alfamart di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Tenayan Raya ini bahkan mentransfer uang miliknya tanpa ia tahu siapa lelaki tersebut.
Kepada polisi, Kristina menceritakan awalnya ia didatangi seorang lelaki yang tidak dikenal. Lelaki tersebut kemudian menyerahkan handphone kepadanya sembari menyebutkan ada seorang lelaki yang hendak berbicara dengannya.
Saat itulah korban seperti terhipnotis mengikuti saja perintah dari si penelepon. Dalam pembicaraan yang panjang lebar itu, korban kemudian diperintahkan mengirimkan sejumlah uang hingga mencapai Rp 53 juta lebih. Setelah uang dikirim, pembicaraan diputus.
Korban kemudian menyerahkan handphone tersebut kepada lelaki yang mendatanginya tadi. Setelah si lelaki pergi meninggalkan toko, barulah korban sadar sudah mengirimkan uang dalam jumlah puluhan juta. Sadar sudah menjadi korban penipuan, kasus itu kemudian dilaporkan ke polisi.

Terpisah, Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Indra Rusdi menyebutkan pihaknya masih melakukan penyelidikan. Korban sudah memberikan keterangan dan diharapkan bisa memberikan ciri-ciri pelaku.
” Masih dalam lidik. Kita masih berupaya mengungkap siapa pelakunya,” terang Indra.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada pada aksi penipuan. ” Pelaku kejahatan selalu berkembang dengan memanfaatkan cara yang kadang tidak disadari korbannya. Karena itu selalu waspada dan laporkan jika ada hal yang mencurigakan ” pungkas Indra.(*)



