



PEKANBARU,SIAGANEWS.CO- Dua hari lamanya penilitian terhadap Plaza Sukaramai dilakukan oleh Tim ahli Kontruksi dari Universitas Islam Riau pasca kebakaran hebat beberapa waktu lalu ternyata menemukan jika banyaknya lengkungan di setiap gedung. Tetapi Prof Dr Ir H Sugeng Wiyono MMT selaku ketua Tim belum bisa mengeluarkan hasil keputusan keseluruhannya.
Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Drs Aries Syarief Hidayat MM saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Bimo Arianto SIK, Sabtu (12/12/2015) siang. ” Kita belum mendapatkan hasil pasti, dan Tim ahli masih menjalankan tugasnya hingga beberapa hari lagi,” ujar Kasat.
Tidak inginnya dikeluarkan keputusan terlalu cepat oleh Polresta Pekanbaru terhadap status gedung Plaza Sukaramai, dikatakan oleh mantan Kasat Reskrim Polres Dumai ini lantaran pihaknya tidak ingin akan berdampak dikemudian hari hingga memakan korban.
” Kita ingin semua pihak bersabar, dan kita tidak ingin nanti keputusan kita malah berdampak buruk. Jadi biarkan Tim ahli bekerja secara maksimal hingga benar-benar mendapatkan keputusan pasti apakah gedung Plaza Sukaramai masih layak atau tidak digunakan,” ucap Kasat.

Hasil sementara selama dua hari melakukan penyelidikan dan penelitian terhadap gedung Plaza Sukaramai oleh Tim ahli, dikatakan oleh AKP Bimo Arianto jika sebegaian besar plat lantai mengalami lendutan yang disebabkan selimut beton plat lantai terkelupas dan besi tulang terkena panas api sehingga menurunkan kekuatan.
” Lengkungan terparah terletak di atas lantai satu pada lorong antara blok E dan F dengan lengkungan sebesar 99 mm atau 9,9 cm. Sedangkan plat lantai antara blok D dan E lengkungan sebesar 6,5 cm, antara blok D lengkungan 8 mm. Sementara itu antara blok F1 dan F 5 lengkungan sekitar mm. Lengkungan juga terjadi di lantai dua, hampir semua lorong dan tempat mengalami lengkungan yang sangat signifikan, sedangkan maksimum lengkungan yang perbolehkan atau dapat ditoleransi adalah 2 cm – 3 cm saja,” tutup kasat Reskrim AKP Bimo Arianto SIK.(tim)



