



SIAGANEWS.CO – Liverpool kini menjadi salah satu tim yang garang dalam segala kompetisi. Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp memiliki sudut pandang yang berbeda.
Apalagi Liverpool mampu membungkam Barcelona di leg kedua semifinal Liga Champions 2018/19. Sejatinya sejak bola pertama kali digulirkan, laga itu sudah berada di tangan The Reds.
Comeback itu akan selalu dikenal sebagai salah satu laga terbaik dalam sejarah Liga Champions. Sebelumnya, Liverpool takluk 0-3 di leg pertama dalam lawatan ke Camp Nou. Harapan The Reds menipis, Barca berada di atas angin untuk leg kedua.

Nahasnya, Barcelona seakan-akan kehilangan jati diri mereka saat menyambangi Anfield sepekan setelahnya. Lionel Messi dkk. tidak berdaya, mereka hanya bisa pasrah diterkam Liverpool dengan skor telak 0-4.
Kemenangan Liverpool itu sungguh di luar dugaan, terlebih dengan skor masif melawan tim sekelas Barcelona. Menang-kalah merupakan hal wajar, tetapi menang empat gol tanpa balas adalah kasus istimewa.
Pasca pertandingan tersebut, Liverpool dibanjiri pujian. Permainan mereka dianggap sebagai salah satu yang terbaik di Eropa, dukungan publik Anfield juga berperan penting. Klopp, sebagai pelatih, mendapatkan banyak acungan jempol.
“Bagi saya, momen kunci pertandingan itu terletak pada kick-off. Mereka mengumpan bola ke belakang dan kami langsung menerkam mereka,” buka Klopp kepada Sky Sports.
“Saya mendeskripsikan itu pada para pemain seperti singa yang belum diberi makan selama delapan pekan. Saya merasa seperti: ‘Wow! Oke, itu awal yang bagus. Begitulah cara kerjanya’. Lalu kami mencetak gol dan setelahnya laga berjalan terbuka, saya kira.”
Banyak yang menilai momen kunci laga itu terletak pada dua gol cepat Georginio Wijnaldum. Namun, bagi Klopp, justru saat kick-off pertandingan telah ditentukan. (Bola.net)



