


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Masyarakat dihimbau untuk lebih waspada pada kejahatan penipuan yang kian berkembang dengan berbagai modusnya. Salah satunya penipuan lewat sistem transferan ATM. Pelaku menjalankan aksinya dengan berpura-pura akan mengirimkan uang namun justru memindahkan tabungan korban. Kasus yang dialami Risna Dewi warga Pekanbaru ini, Minggu (25/12/2016) salah satunya.
Korban kehilangan uang Rp 64 juta setelah masuk ke rekening pelaku. Dalam laporannya ke Polisi korban mengatakan bahwa mengikuti tuntunan dari pelaku saat hendak menerima uang transferan dari pelaku. Bukannya uang korban yang bertambah namun tabungannya yang berpindah. Pelaku memanfaatkan kelengahan korban yang menawarkan rumah kost lewat salah satu iklan jual beli online. Korban kemudian ditelpon oleh pelaku yang mengatakan akan menempati rumah kost tersebut. Pelaku kemudian menghubungi korban dan mengatakan akan mengirimkan uang pangkal. Korban pun mengikuti arahan pelaku dan langsung ke masing-masing ATM. Disinilah kemudian pelaku mengarahkan korban menekan nomor pada mesin ATM. Setelah proses tersebut, korban baru tersadar uangnya sudah berpindah ke pelaku. Kasus tersebut masih dalam penyelidikan polisi. (*)



