


PEKANBARU,SIAGANEWS.CO – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Edwar Sanger berharap sebelum Maret mendatang dua helikopter patroli dan water boombing sudah disiagakan di Riau.
Hal itu ditujukan sebagai bentuk antisipasi terulangnya Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di Riau seperti tahun-tahun sebelumnya.Untuk mewujudkannya, Kepala BPBD Provinsi Riau Edwar Sanger dalam waktu dekat segera berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dipimpin Willem Rapangilei.
“Segera kita koordinasikan dalam waktu dekat. Mudah-mudahan nanti harapan itu bisa terwujud sebagai bentuk antisipasi,” kata Edwar, Ahad (31/1/16).
Untuk helikopter waterboombing, Edwar belum memastikan apakah masih jenis yang sama seperti tahun lalu yakni Kamov atau Sikorsky. Prinsipnya, Riau sangat membutuhkan helikopter satu patroli serta jenis water boombing untuk mengantisipasi Karlahut.

“Yang jelas yang kita usulkan nanti jenis patroli dan water boombing, apakah nanti sama seperti tahun lalu kita serahkan saja. Terpenting nantinya ada dua helikopter bersiaga untuk mengantisipasi Karlahut,” papar Edwar.
Sebelumnya Kepala BNPB Willem Rapangilei mengingatkan akhirnya Februari nanti Riau sudah memasuki masa kemarau panjang hingga Juli mendatang. Dimana selama masa itu, lahan dan hutan di Riau sangat rentan dari kebakaran.
Kekawatiran terulangnya Karlahut seperti tahun-tahun sebelumnya sangat mungkin terjadi jika seluruh pihak mulai pemerintah serta pihak perusahaan lalai. Ada pun salah satu gagasan yang disampaikan BNPB dalam mengantisipasi terjadinya Karlahut, yakni pencegahan Karlahut berbasis pemberdayaan masyarakat. (mcr)



