


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Fakta baru disampaikan Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Arianto terkait peristiwa seorang lelaki bernama Edrian yang dibakar hidup-hidup, pada Sabtu (25/11/2017) sore.
Â
Menurut Bimo korban dibakar karena permasalahan hutang yang terkait narkoba.
Â
“Kami dapatkan informasi bahwa korban terlibat hutang narkoba. Kita masih dalami. Beberapa saksi sudah diperiksa,” ungkap Bimo.
Â
Menurutnya pelaku diduga lebih dari satu orang.
Â
Korban sendiri masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Pekanbaru dengan kondisi luka bakar 70 persen.
Â
“Kita lakukam interogasi mendalam. Namun korban sendiri belum maksimal memberikan keterangan karena dalam perawatan,” ungkap Bimo.
Â
Diduga dipicu masalah hutang, seorang lelaki nyaris tewas terbakar, Sabtu (25/11/2017).
Â
Korban bernama Edrian (42) mengalami luka bakar disekujur tubuhnya meski masih sadar berusaha menyelamatkan diri.
Â
Informasi yang diterima dari Kepolisian korban saat ini mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.
Â
Peristiwa pembakaran tersebut terjadi di area parkir di Jalan Jendral Sudirman Gang Thawalib KelurahanTanah Datar Kecamatan Pekanbaru Kota sekitar pukul 15.15 WIB.
Â
Kondisi korban pertama kali diketahui saksi seorang warga yang melintas disekitar lokasi.
Â
Saksi hendak pulang kerumahnya yang dekat dengan lokasi.
Â
Saksi melihat ada empat orang lelaki tengah berbicang.
Â
Sesaat kemudian saksi mendengar teriakan dari anak-anak bahwa ada orang yang dibakar.
Â
Saksi kemudian menuju lokasi dan melihat salah satu dari lelaki yang tadi berempat dalam kondisi tubuh melepuh akibat terbakar.
Â
Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke polisi.
Â
Pengakuan korban bahwa ia sengaja dijemput oleh empat orang lelaki dari kediamannya dan dibawa ke lokasi Jalan Sudirman.
Â
Di tempat tersebut sudah menunggu dua orang lelaki lain.
Â
Sempat berbincang, korban kemudian disiram bensin kemudian disulurut api.
Â
Korban meminta tolong dan berlari sembari memadamkan api ditubuhnya dengan genangan air.
Â
Peristiwa tersebut saat ini masih dalam dalam penyelidikan polisi. (*)



