


PEKANBARU,SIAGANEWS.CO- Setelah penyidik Polsek Tampan menyelesaikan berkas perkara, Jefry (17), Remon (20), dan Chairul (16) pelaku pembunuhan Sulastri (31). Kamis (26/11) siang dilakukan rekontruksi, di Toko Sinar Terang, Jalan HR Soebrantas, Tampan.
Setelah melakukan persiapan, sekitar pukul 9.50 WIB. Ketiga pelaku langsung dikeluarkan dari mobil Toyota Avanza warna hitam. Ketiganya langsung diarahkan ke kedai gerobak yang ada didepan Toko Sinar Terang itu.
Sebelum masuk ke Toko, ketiganya sempat berdiskusi di kedai gerobak itu. Kemudian langsung masuk ke Toko.Sebagai peran pengganti korban, penyidik Polsek Tampan menunjuk Bripda Eva. Ada sebanyak 29 adegan dilakukan oleh ketiga pelaku.
Adegan pertama awalnya mereka bertiga duduk di depan gerobak. Kemudian ketiganya naik sepeda motor yang dikemudikan oleh Remon menuju ruko milik korban dan motor langsung diparkirkan di samping ruko milik korban.

Selanjutnya, korban Sulastri membuka pintu rolling door Ruko. Jefri langsung mengeluarkan tangki air keluar ruko. Da. diikuti Remon. Setelah masuk ruko Jefri langsung mengambil sapu di dekat pintu yang didampingi Remon. Saat korban sedang memasak, tersangka Remon berpura-pura mengambil air dalam kamar mandi yang ada didekat dapur. Saat itu pisau sudah dikantonginya.
Karena tersangka Remon masuk ke toilet menggunakan sendal, Sulastri pun marah-marah. Kemudian Jefri memberi isarat atau sinyal kepada Remon untuk memulai aksinya. Lalu Jefri memukul korban dengan tangkai sapu, saat korban sedang memasaak sehingga tangkai sapu lepas.
Kaget, Sulastri langsung balik badan. Kemudian disambut hujaman sebilah pisau ke perut korban yang dilakukan Remon. Setelah tusukan Remon, korban didorong hinnga terjatuh dan terlentang dilantai. Disaat itu korban langsung memberikan perlawanan dan mencekik Remon dengan posisi korban dibawah.
Berusaha melumpuhkan perlawanan korban, Remon berusaha keras membalikkan badan korban. Sehingga posisi korban posisi berhasil dibuat dibawah.Panik mendapat perkawanan Sulastri, Remon memukul korban berulang kali. Untuk melepaskan cemilan dari korban. Dalam posisi bergumul dengan korban, Remon meminta tolong kepada Jefri agar mengambil linggis ke gudang.
Dalam posisi tidak berdaya, Jefry beberapa kali menghajar wajah bagian kanan korban menggunakan linggis. Kemudian Remon mengambil linngis dari tangan jefri, dan menghantam kepada Sulastri beberapa kali. Setelah Sulastri tak berdaya, korban ditinggalkan dan Remon berjalan kedepan. Untuk menyembunyikan linngis dan mengambil handphone korban di meja kasir.
Merasa belum puas, Jefri lalu mengambil kayu balok didepan pintu rolling dor. Dengan penuh emosi, Jefri memukul kepala korban dengan kayu balok itu. Setelah korban tak berdaya, dan dalam keadaan kritis. Ketiganya langsung berangkat dari TKP.
Ketiganya melarikan diri ke Desa Sumpur Kudus, Solok, Sumbar. Sebelum berangkat ke kampung Remon, ketiga sempat main warnet di Bangkitkan. Dengan tujuan untuk menghilangkan jejak.
Kapolsek Tampan AKP Ari S Wibowo SIK saat dikonfirmasi dilokasi kejadian mengatakan bahwa rekonstruksi berlangsung bertujuan untuk menyamakan keterangan sesuai dengan apa yang telah di periksa penyidik.” Kita akan berusaha mengirim berkas ini secara cepat, dan apa yang kurang akan kita tambahkan nanti,” tutup Kapolsek .(tim)



