



SIAGANEWS.CO – Hingga saat ini, kecelakaan lalulintas (Lakalantas) selalu menjadi momok yang sangat menakutkan bagi pengemudi kendaraan baik mobil maupun sepeda motor. Banyak hal yang menjadi faktor utama penyebab terjadinya lakalantas, seperti faktor kelalaian manusia itu sendiri, faktor kendaraan, faktor kondisi jalan maupun faktor keadaaan cuaca.
Sedangkan berdasarakan data lakalantas dari Satlantas Polres Pelalawan ditahun 2015 lalu, diketahui jumlah laka lantas dalam 1 tahun mencapai angka 173 kasus dan khusus pada tahun 2016 ini, satlantas akan melakukan inovasi guna mencegah laka lantas.
Informasi ini dibeberkan Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Rachmad C Yusuf, Jumat (5/2) kemarin di Pangkalankerinci. Dikatakannya, bahwa kegiatan patroli satlantas tidak hanya dilakukan di daerah rawan macet maupun rawan pelanggaran, melainkan juga di tempat tempat rawan laka dan juga tikungan tikungan yang biasanya sering ditemukan kendaran memotong dengan kecepatan tinggi.
” Untuk itu, maka kita dari satlantas Polres pelalawan telah membuat inovasi atau terobosan baru dengan melaksanakan Patroli Rayonisasi setiap harinya pada sore dan malam hari. Sedangkan tujuan dari Patroli Rayonisasi, guna mengurangi angka lakalantas yang biasanya sering terjadi laka di malam hari. Hal ini mengingat banyaknya kendaraan – kendaraan besar yang melewati jalur lintas timur dan juga pada malam hari biasanya kondisi pengemudi dalam keadaan mengantuk,” uajr Kasat Lantas.

Untuk itu, sambung mantan Kasat Binmas Polres Kampar ini, melalui Patroli Rayonisasi ini maka pihaknya dapat mengantisipasi dan mencegah terjadinya lakalantas. Sedangkan Patroli rayonisasi ini, dibagi menjadi 2 rute yaitu rute dari Polres Pelalawan ke arah simpang Beringin kecamatan Bandar Seikijang dan rute dari Polres Pelalawan ke arah Ukui yang berbatasan dengan Kabupaten Inhu.(mcr)



