


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Sebagai penyidik di unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Pekanbaru menjadikan Bripda Tiara Kurnia kian bijaksana.
Bagi gadis 20 tahun ini menjadi penyidik yang banyak berurusan dengan anak dan perempuan justru mengajarinya berbagai hal dalam hidup. Pengalaman yang membuatnya paham dan semakin tahu bagaimana harus bersikap dan menujukkan sisi kemanusiaan.
Menurut Tiara, berbagai pengalaman menangani masalah perempuan dan anak memberikan efek yang luar biasa dalam hidupnya. Bagaimana ia harus sabar, disiplin serta melihat sebuah kasus dari sisi yang humanis. Meski kadang saat ia sedang berkumpul dengan keluarga (orang tua). Bagi Tiara melaksanakan tugas sesuai dengan posisinya sebagai pengayom masyarakat menjadi sebuah kebanggaan pula. Profesional, modern dan terpercaya (promoter) dikedepankannya sebagai seorang personel Polri.
Maka ketika menjalankan tugas, Tiara harus siap dengan segala resiko dan tantangannya. Baginya itu sudah menjadi bagian dari tugas yang mesti ia emban. Karena itu Tiara tidak pernah mengeluh justru menjalankan rutinitas tersebut sebagai bagaian dari menambah kedewasaan serta bentuk displin dan patuhnya pada korps yang ia sandang.

Dukungan orang tua, rekan sejawat serta senior di kepolisian turut pula menempa gadis penghobi badminton dan seni tari ini. Harapan terbesar Tiara adalah bisa menjadi polisi yang profesional. Tegas dan disiplin serta terus menempa pengetahuannya untuk karir kedepannya. Tentu saja semua itu akan berimbas pada kebanggan orang tua.
Kedepan Tiara mengaku terus menujukkan kinerja yang baik dan profesional sebagai personel polri. Bisa menjadi solusi untuk masalah sesuai dengan apa yang ia lakoni kini. (*)



