Author: Admin SiagaNews

Mesti dinyatakan telah tidak waras pasca dirinya melompat dari lantai delapan Hotel Aryaduta saat penggrebekan oleh Satres Narkoba lalu.Namun proses hukum raja ektasi Satriadi tetap berlanjut setelah dilakukannya gelar perkara di Polda Riau,Selasa (1/9) pagi. Kasat Narkoba Kompol Iwan Lesmana Riza SH saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa gelar perkara yang dilakukan atas kasus Satriadi pada pagi tersebut dihadiri oleh Wadir Narkoba, Para Kasubdit narkoba, Kabag Wasidig dan Kanit Wasidik, Perwakilan Bid Propam, Perwakilan Bid Hukum, dan Perwakilan Itwasda.”Kesimpulannya kasus tersebut tetap berlanjut hingga dipersidangan walaupun ada beberapa hambatan seperti cacat tubuhnya hingga 70 persen serta sulitnya memberikan keterangan dalam penyidikan” Terang…

Read More

Polsek Pekanbaru Kota mengamankan dua bersaudara, RN (20) dan RA (25) warga Jalan Meranti, Payung Sekaki. Keduanya diamankan ketika akan melakukan transaksi narkoba di Jalan Cikditiro, Pekanbaru, Senin (7/9/15) kemarin. Bersama tersangka petugas menyita satu paket daun ganja kering. Kapolsek Pekanbaru Kota AKP Rinaldo Aser saat ditemui menjelaskan, pihaknya sudah mengamankan tersangka berikut dengan barang buktinya. Pengungkapan kasus ini diakui Rinaldo berawal atas kecurigaan petugas terhadap gerak-gerik tersangka di Jalan Cikditiro. Kehadiran aparat, membuat keduanya gugup dan sempat membuang sebuah bungkusan plastik berisikan daun ganja kering. Polisi yang mengetahui hal itu langsung menyuruh tersangka mengambil bungkusan tersebut. Saat diperiksa, polisi…

Read More

Polisi mengendus skenario perampokan yang didalangi oleh tiga karyawan Indomaret Jalan Kh Ahmad Dahlan, Sukajadi, Pekanbaru, Senin (7/9/15) kemarin. Saat ini polisi sudah mengamankan dua diantaranya, Riki Irawan (25) serta Muhammad Suhardi (22). Sedangka, JE masih dalam pencarian aparat. Kapolsek Sukajadi Kompol Jasemen Manurung menejaskan, ketiga pria ini adalah karyawan Indomaret. Ketiga bekerjasama untuk merencanakan aksi perampokan di Indomaret tempat mereka bekerja. Untuk dapat menguras uang yang ada, mereka beraksi seolah-olah telah terjadi peristiwa perampokan sungguhan. Riki dan M Suhardi yang bekerja malam itu didatangi JE. Tersangka JE datang dengan memakai sebo dan membawa sebilah parang sambil mengancam kedua karyawan.…

Read More