


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Rapat Koordinasi Karlahut dilaksanakan oleh Tim Satgas Karlahut dan Pemerintah Daerah Riau, Senin (20/2/2017).
Pertemuan yang dilaksanakan di posko Karlahut di area Lanud Roesmin Nurjadin ini difokuskan pada kesiapan Riau pasca penetapan Siaga Darurat karlahut beberapa waktu lalu.
Lebih dari itu, satgas juga mengantisipasi masuknya musim kemarau yang rawan menimbulkan api. Komandan Satgas Karlahut, Brigjen TNI Nurendi mengatakan beberapa titik api sudah mulai tampak bermunculan di beberapa daerah di kabupaten di Riau. Kesiapan satgas sangat dituntut untuk memastikan titik api tidak terus meluas.
“Di Pelalawan sudah ditemukan titik api. Meski kemudian cepat diantisipasi. Kemudian di Meranti, Rohil. Penanganan secara berkelanjutan diharapkan bisa mengantisipasi,” terang Nurendi.
Untuk upaya pemadaman selain kesiapan personel menurut Nurendi pihaknya juga sudah mengajukan bantuan khususnya untuk kesiapan helikopter.
“Ada mekanisme yang harus dipenuhi untuk bisa diberikan bantuan helikopter. Baik untuk operasional personel atau untuk bantuan water boombing,” terang Nurendi.
Menyoroti aktifitas ilegal logging, Nurendi mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan Polri guna dilakukan penyelidikan.
“Lokasi mereka (pelaku pembalakan liar) jauh di dalam hutan. Jadi kita membutuhkan peralatan dan proses untuk bisa menembusnya. Karena itu tim patroli juga bekerjasama dengan kepolisian,” papar Nurendi.(*)
Related



