


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Peristiwa yang dialami seorang warga Pekanbaru ini setidaknya bisa menjadi pelajaran.
Anak korban yang masih pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial N (15) pergi meninggalkan rumah dan sampai kini tidak diketahui keberdaannya.
Orang tua korban menduga anaknya sengaja dibawa seseorang yang memfasilitasi tempat tinggal.
Sebab anaknya masih terpantau aktif menggunakan media sosial facebook meski keberadaannya tidak terdeteksi.
Menurut laporan orang tua korban yang diterima polisi, korban terakhir kali meninggalkan rumah pamit ke sekolah pada tanggal 15 November 2017.
Sejak saat itu korban tidak pernah lagi pulang ke rumah.
Namun korban terpantau lewat media facebooknya yang aktif.
Meski demikian upaya pencarian korban tidak kunjung membuahkan hasil.
Sampai akhirnya orang tua korban melapor ke polisi.
Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Iptu Polius Hendriawan mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan terkait laporan dugaan penculikan anak tersebut.(*)



