


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Meski puluhan aparat telah melakukan penjagaan dan penyisiran terhadap bentrokan dua kelompok warga yang terjadi di jalan Badak Rt 02 RW 26 Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan Raya Rabu (16/3/2016) malam, namun upaya-upaya lain juga terus dilakukan oleh Polresta Pekanbaru. Para tokoh masyarakat yang terdiri dari dua kelompok tersebut langsung dikumpulkan guna mencegah adanya aksi susulan.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Drs Aries Syarief Hidayat MM saat dikonfirmasi melalui Wakapolresta AKBP Sugeng Putut Wicaksono SIK mengatakan bahwa dengan dikumpulkan para tokoh dua kelompok masyarakat yang bertikai, diharapkan dapat meredam emosi masyarakat lainnya agar tidak terjadinya aksi susulan.
” Kita meminta para tokoh agar langsung berperan dan mengedepankan norma-norma sosial serta adat untuk menyelesaikan konflik ini. Dan kita berharap nantinya para tokoh bisa meredam dan menahan para masyarakat agar tidak terjadi konflik susulan,” terang Wakapolresta.
Dalam peristiwa ini, pihak Polresta Pekanbaru berupaya mengedepankan tindakan-tindakan persuasif kepada masyarakat yang tengah bertikai. Akan tetapi, jika terjadi aksi susulan maka sanksi tegas langsung diberikan oleh personil dilapangan.

” Pemicunya hanya masalah sepele, dan sudah tidak seharusnya masyarakat yang mayoritas telah berkembang ini bisa terpancing emosinya. Oleh karena itu kita meminta agar para tokoh lebih terasa perannya ditengah masyarakat, karena upaya penindakan secara hukum merupakan solusi terakhir jika terjadinya konflik seperti ini,” tutup Wakapolresta.
Dari pantauan dilokasi kejadian, agar bentrokan tidak terulang kembali, ratusan personil dengan bersenjata lengkap langsung diturunkan guna mencegah terjadinya bentrokan susulan. Sementara itu beberapa tokoh dari dua kelompok juga terlihat tengah melakukan mediasi dengan disaksikan oleh  Kapolsek Tenayan Raya Kompol Indra Rusdi serta Kasat Sabhara Kompol Lilik Surianto SH dan Kasat Intel Polresta Pekanbaru Kompol Sugeng Harianto SH MH .



