


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Selalulah berhati-hati dan mewaspadai jika menerima telepon dari seseorang yang tidak dikenal.
Jangan mudah termakan bujuk rayu dengan mengatasnamakan seseorang yang dikenal.
Karena pelaku akan memanfaatkan kelengahan korban apalagi tidak melakukan kroscek serta konfirmasi.
Seperti kasus yang dialami warga Pekanbaru ini yang kehilangan uang Rp 20 juta.
Korban yang bernama Bayu Yuniarry (39) warga Tenayan Raya Pekanbaru ini mentransfer sejumlah uang tersebut kepada seorang lelaki yang mengaku kenal dengan abangnya.
Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Iptu Polius Hendriawan, Minggu (22/10/2017) mengungkapkan, korban awalnya mendapati telepon dari seseorang yang mengaku bernama Andi Syahputra pada tanggal 7 Oktober 2017.
Si penelepon mengatakan bahwa kenal dengan abang korban yang bekerja di Tanjung Batu.
Karena merasa si penelepon punya hubungan baik dengan abangnya, korban pun percaya saja ketika pelaku meminjam uang Rp 13 juta.
Pelaku mengatakan membutuhkan uang untuk menjenguk anaknya yang sedang sakit di Binjai Sumatera Utara.
Pelaku menyebutkan menabrak orang kemudian untuk biaya operasi.
Karena ingin membantu, korban pun mengirimkan uang sejumlah yang diminta pelaku.
Berjalan waktu, pada tanggal 20 Oktober 2017, siang hari pelaku kembali meminjam uang kepada korban Rp 7 juta.
Kali ini pelaku beralasan menebus mobilnya yang berada di bengkel.
Pelaku meyakinkan korban bahwa akan mengganti uang yang dipinjam setelah mobilnya laku terjual.
Korban kembali mengirimkan uang yang diminta pelaku.
Sore hari pada hari yang sama korban mencoba menghubungi pelaku.
Namun handphone pelaku tidak aktif lagi.
Sadar jika sudah menjadi korban penipuan, kasus tersebut kemudian dilaporkan ke polisi.
“Pelakunya masih lidik,” ungkap Polius.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya pada seseorang yang mengaku-ngaku punya kenalan orang dekat.
“Karena penipu akan berupaya membujuk rayu korbannya dengan berbagai modus. Karena itu masyarakat harus lebih selektif dan waspada,” papar Polius. (*).



