


Penulis : Panmur
PEKANBARU, SIAGANEWS.CO- M alias Tius (25) bisa dikatakan apes dalam perkara penggelapan sepeda motor yang menyeretnya ke penegak hukum.
Meski awalnya menolong kawan dengan meminjam sepeda motor kawannya yang lain yang berujung hilangnya sepeda motor pinjaman tersebut, tetap saja muara pertanggungjawabannya ada pada Tius.
Maka, polisi yang melakukan sesuai dengan prosedur termasuk laporan dari korban tetap membawanya utuk pertanggungjawaban tersebut.
Jadilah warga Kampung Baru Sumber Sari Ujung Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru ini ditetapkan sebagai tersangka dan dijemput polisi, Jum’at (5/8/2016) dengan dasar korban sudah dirugikan Rp 16 juta lebih.
Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Indra Rusdi menyebutkan saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolsek Tenayan Raya.
“Tersangka menjalani pemeriksaan atas dugaan penggelapan yang dilakukan,” terang Indra.
Salah atau tidaknya Tius, akan dipertegas nanti didepan pengadilan. Peristiwa penggelapan sepeda motor tersebut bermula dari laporan Irwan Saragih yang dalam hal ini merupakan saksi.
Korbannya sendiri atau pemilik sepeda motor bernama Baringin Sitoris (36). Sepeda motor korban inilah yang kemudian dipakai oleh saksi Irwan. Kemudian tersangka Tius kemudian meminjam lagi sepeda motor yang dipakai Irwan tersebut. Alasanya untuk mengantar kawannya bernama Toni (DPO) ke daerah Marpoyan.
Keduanya pun berangkat dengan sepeda motor hasil pinjaman. Sampai di Marpoyan, tersangka berpisah lagi dengan temannya yang bernama Toni tadi. Sepeda motor kini beralih ke tangan Toni Yang dipinjam kepada tersangka.
Tersangka meminjamkan sepeda motor tersebut karena Toni beralasan hanya meminjam sebentar. Namun setelah ditunggu-tunggu Toni tidak kunjung datang dan sepeda motor pun lesap bersamaan dengan menghilangnya Toni.
Dari kronologis tersebut, jelas tersangka Tius yang harus bertanggungjawab. Sedangkan Toni masih dalam perburuan kepolisian. Meski nantinya tersangka beralibi, namun tentunya polisi akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Sebab, bisa saja tersangka sudah merencanakan melarikan sepeda motor tersebut.
“Masih akan kita dalami kasusnya,” papar Indra. (vmr)
editor : nicko st



