


SIAGANEWS.CO – Dua orang terkait perakit bom panci Buah Batu, Kota Bandung, Jawa Barat, berhasil ditangkap Tim Densus 88 Antiteror.
Kabid Humas polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, terduga merupakan sel baru jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung.
“Tetapi belum terstruktur. Berbeda dengan sel Bandung Raya yang terkait bom panci Cicendo,” katanya, Rabu (12-07-2017).
Kombes Pol Yusri menambahkan, usai ledakan di kediaman Agus di Jalan Kubang Beureum, Kota Bandung, Jabar pada Sabtu (08-07-2017), Densus mengembangkan dan menangkap dua terduga teroris lainnya, yakni K (26) dan A (25) pada Selasa (11-07-2017).

K ditangkap di Kabupaten Tasikmalaya, sementara A ditangkap di suatu tempat di Bandung.
Dari sel kecil ini, kata Yusri, A merencanakan ledakan bom di tiga tempat, diantaranya Gereja di Buah Batu, rumah makan di Astana Anyar, dan kafe di Jalan Braga. Ketiganya memiliki keterkaitan dengan rencana tersebut.
“K dan A ini melihat langsung proses peracikan bom dan mengetahui rencana ledakan yang akan dilakukan oleh AW,” katanya.
Polisi menilai, ketiganya masih dalam tahap belajar menjadi teroris melalui internet dari mulai meracik hingga menimbulkan rasa benci terhadap orang-orang yang berbeda ideologi. (TBnews/siaga)



