



Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Ariyanto mengatakan ke-38 WN Bangladesh tersebut diamankan dari tempat penampungan di Jl Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru. WNA Bangladesh ini diamankan sekitar pukul 01.30 WIB setelah polisi mendapat informasi dari warga.
“Atas informasi tersebut, tim mendatangi lokasi tempat penampungan. Di penampungan sebuah ruko ini ditemukan 38 WNA asal Bangladesh,” kata Bimo, Sabtu (10/6/2017)
Di tempat penampungan tersebut, satu orang penampung bernama Mohamad Alinudin (40) ikut diamankan.

“Kini Alinudin bersama 38 WNA sudah kita amankan ke Mapolresta. Mereka kita lakukan pendataan,” kata Bimo dilansir detik.com.
Dari keterangan Alinudin, sambung Bimo, diketahui ke-38 WNA tersebut datang dari Jakarta. Mereka ke Pekanbaru menggunakan jalur darat dengan menumpangi bus ALS.
Pengiriman WNA dari Jakarta ke Pekanbaru ini dilakukan dua kali. Pertama pada 3 Juni 2017 dengan jumlah 17 orang. Selanjutnya menyusul hingga berjumlah 38 orang.
“Alinudin mengaku disuruh temannya di Bangladesh untuk menampung di Pekanbaru, yang selanjutnya akan berpindah ke Medan,” kata Bimo. (dtc)



