


Tualang- siaganews.id – Kepolisian Sektor Tualang menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat. Dalam forum tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan mulai dari balap liar, peluang kerja, hingga kondisi jalan rusak. Kegiatan ini berlangsung di Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, pada Jumat (19/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Kampung Perawang Barat itu dipimpin langsung Kapolsek Tualang Kompol Teguh Wiyono, S.H., M.H., dan dihadiri Camat Tualang Mursal, S.Sos., perangkat kampung, tokoh masyarakat, serta puluhan warga.
Salah satu warga, Reza, mengeluhkan maraknya aksi balap liar remaja di kawasan Terminal Baru yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
“Di Terminal Baru masih sering ada balap liar. Malam Minggu juga banyak kendaraan lawan arus dan pasangan muda-mudi. Ini sangat mengganggu dan berbahaya,” kata Reza.

Ketua LPM setempat, Lubis, turut menyampaikan harapan masyarakat terkait peran Polisi RW dan solusi lapangan pekerjaan.
“Kami ingin tahu peran Polisi RW di lingkungan kami. Selain itu, masyarakat juga berharap ada solusi agar bisa mendapatkan pekerjaan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua RT 02 RK 10, Masuri, mempertanyakan keberlanjutan program pembuatan SIM gratis melalui Green Policing.
“Kami ingin menanyakan apakah masih ada program SIM gratis. Program itu sangat membantu masyarakat,” ucap Masuri.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Kapolsek Tualang Kompol Teguh Wiyono menegaskan bahwa Jumat Curhat menjadi sarana bagi Polri untuk mendengar langsung aspirasi warga.
“Setiap masukan masyarakat akan kami tindak lanjuti sesuai kewenangan. Ini bagian dari komitmen Polri untuk hadir dan memberikan solusi,” kata Teguh.
Terkait balap liar, Polsek Tualang akan meningkatkan patroli di titik-titik rawan, termasuk kawasan Terminal Baru, serta melakukan pendekatan persuasif kepada para remaja.
“Kami akan tingkatkan patroli dan memberikan imbauan agar tidak ada aktivitas yang membahayakan keselamatan,” jelasnya.
Soal Polisi RW dan peluang kerja, Teguh menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam. Sedangkan terkait SIM gratis dan kondisi jalan berlubang di Jalan Maredan, Polsek Tualang akan meneruskan aspirasi warga ke Polres dan instansi terkait.
Camat Tualang Mursal mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, Jumat Curhat efektif membangun komunikasi antara masyarakat dan aparat.
“Forum seperti ini sangat penting agar masalah di masyarakat bisa disampaikan langsung dan dicarikan solusi bersama,” ujarnya.
Kegiatan Jumat Curhat ditutup dengan suasana akrab antara polisi dan warga. Masyarakat mengapresiasi kehadiran jajaran Polsek Tualang yang dinilai membuka ruang dialog langsung tanpa sekat. Warga berharap komunikasi seperti ini terus berlanjut demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Tualang tetap kondusif.




