


SIAGANEWS.CO – Proyek pembangunan Prepervasi jembatan sei Zam-Zam dan peningkatan Jalan Nasional di wilayah kecamatan Pinggir kabupaten Bengkalis yang berada di jalinsum Duri Pekanbaru atau tepatnya berada di perbatasan kabupaten Siak dan kabupaten Bengkalis mulai di laksanakan.
Akibat dari adanya pelaksanaan pembangunan tersebut kondisi arus lalu lintas di Jalinsum terpantau sedikit terganggu.
Pasalnya kendaraan yang melintas harus antri dan bergantian untuk melintas di seputran pembangunan jalan tersebut.
Namun kondisi arus lalu lintas di seputaran pembangunan tersebut juga sering kali terpantau macet total hinga berkilo-kilo meter antrian kendaraannya. Pasalnya banyak para pengendara yang melintas tersebut tidak mentaati aturan yang sudah di buat.

Seperti yang di ungkapkan Wardi, seorang petugas pengatur lalu lintas di proyek tersebut kepada awak media, Jumat (07/04) dua hari terakhir ini mas macetnya bukan main. Pasalnya para pengguna jalan tidak mau ikut antrian dengan baik. Semuanya mau cepat, dan menerobos masuk. Hal hasilnya ya macetlah mas.
Bahkan pihak petugas Sat Lantas dari Polres Bengkalis dan di bantu oleh pihak petugas dari Polsek Pinggir juga sudah sering kali dan sudah maksimal mengurai kemacetan. Bahkan ada beberapa kendaraan yang harus di tilang karena menerobos antria, “papar Wardi.
Sementara Kapolres Bengkalis, AKBP Hadi Wicaksono SIK melalui Kasat Lantasnya, AKP Rachmad menyampaikan, kondisi kemacetan di seputaran pembangunan jalan di wilayah Zam-Zam tidak dapat kita hindari. Namun kemacetan tersebut tidak harus seperti saat ini (Kondisi Macet Total,07/04), jika masyarakat pengguna jalan dapat mentaati aturan para petugas di lapangan.
“Jika saya pantau, petugas penjaga arus lalu lintas dari pihak rekanan pelaksana proyek tersebut sudah maksimal kerjanya mengatur arus lalu lintas. Begitu juga anggota dari Sat Lantas Polres Bengkalis maupun anggota dari Polsek Pinggir. Namun karena para pengendara tidak mau di atur, ya…akhirnya arus lalu lintas macet, “ujar AKP Rachmad kemudian. (src)



