


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Pembicaraan masalah anak dua keluarga ini berujung penganiayaan. Tiga orang mengalami luka dan lebam satu orang berhasil kabur.
Peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah di Jalan Minjai Kelurahan Sail, Kecamatan Tenayan Raya, Minggu (1/1/2017) malam.
Informasi yang diterima dari kepolisian, peristiwa penganiayaan berawal saat keluarga Amakhesa mengundang kelurga Tehenasokhi Bulolo (pelapor) untuk membicarakan masalah anak. Anak kedua keluarga ini ternyata berpacaran dan hingga kini tidak kunjung pulang.
Pelapor kemudian mengajak keluarga lainnya yakni, Agus, Nurdin, Rio serta Kharis. Dalam proses pertemuan tersebut dibicarakanlah masalah hubungan kedua anak mereka. Namun pertemuan tersebut tidak membuahkan hasil, justru berujung dua keluarga bertikai. Pelapor dipukul di bagian kepala dan mulut.
Agus mengalami luka di bagian wajah sebelah kanan, Nurdin mengalami luka sobek di bagian kepala sebelah kiri, Rio mengalami memar dibagian perut. Sedangkan Kharis berhasil kabur dari upaya penganiayaan dan hingga kini tidak tahu keberadaannya.
Dalam laporannya ke Polisi, korban mengatakan pelaku mengejar mengunakan kayu. Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Indra Rusdi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dari dugaan penganiayaan tersebut.
“Laporan korban sudah kita terima. Kasusnya masih dalam penyelidikan,” terang Indra Rusdi, Selasa (3/1/2017).
Related



