


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO- Memasuki musim kemarau yang melanda Provinsi Riau yang berpeluang akan terjadinya musibah Karlahut, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Tonny Hermawan meminta seluruh Bhabinkamtibmas agar dapat merangkul tokoh masyarakat guna mengantisipasi musibah tersebut.
Saat dijumpai diruang kerjanya, Kamis (11/8) siang, Kapolresta Pekanbaru mengatakan bahwa dengan keterbatasan sarana dan prasarana dimiliki oleh pihaknya menjadikan Bhabinkamtibmas sebagai tameng terdepan dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
“Tidak ada solusi lain jika saat ini, kita terpaksa mengedepankan Bhabinkamtibmas untuk merangkul masyarakat. Baik dalam melakukan sosialisasi, pencegahan serta memadamkan api. Karena jika diharapkan alat dari Polri saat pemadaman api sangatlah terbatas,” jelas Kapolresta.
Dengan merangkul tokoh dan semua element masyarakat, Bhabinkamtibmas juga sangat diharapkan bisa bertindak cepat dan siaga dalam mendapatkan informasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Jadi saat sistem komunikasi bisa terjalin dengan baik, kita tidak mesti menunggu adalanya alat dari pemerintah melakukan pemadaman. Masyarakat yang memiliki sarana untuk memadamkan api secara sukarela bekerja memadamkan api jika terjadi, kebakaran lahan” kata Kapolresta.
Kombes Pol Tonny Hermawan mengaku jika dirinya jauh-jauh hari telah memikirkan dan mempersiapkan kejadian peristiwa kebakaran Karlahut dengan meminta bantuan kepada Pemerintah kota untuk meminjamkan alat atau mesin air.
“Kita sudah ada dua minggu lalu mengirimkan surat dengan pemerintah, tetapi tidak ada balasan. Sekarang sudah ada kejadian apa polisi harus disalahkan. Untuk tenaga, kami siap bekerja jika api memang belum padam,” tegas Kapolresta.



