


PEKANBARU, SIAGANEWS.RIAU – Telah terjadi dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh seorang lelaki di wilayah Tenayan Raya.
Korban bernama Riski yang berumur 11 tahun yang dari pemeriksaan banyak mengalami tindak penganiyaan di sekujur tubuhnya.

Pelaku penganiayaan bernama Jenfriwan Harefa alias Irwan yang selama ini memang merawat korban.
Informasi adanya tindak penganiyaan yang dialami oleh Riski berawal dari temuan saksi yang sedang memperbaiki kandang ayam.
Pada hari Senin tanggal 04 Maret 2019 sekira pukul 17.00 WIB sewaktu pelapor yang bernama Sutopo bersama saksi yang bernama Pardimin sedang bekerja menghaluskan dinding kandang ayam milik Sugito yang berada di Jalan Sawo Mati RT 004 RW 007 Kelurahan Bencah Lesung Kecamatan Tenayan Raya.
Saat itu pelapor sedang membuka pintu kandang ayam dan langsung terkejut melihat korban yang bernama Riski dalam keadaan wajahnya lebam-lebam bekas kekerasan.
Pelapor menduga kekerasan tersebut dilakukan oleh pelaku Jenfriwan. Pelaku adalah yang merawat korban.
Kemudian pelapor pun memberitahukan kepada pemilik kandang ayam tersebut yang kemudian membawa korban ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan.
Selanjutnya pelapor pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tenayan Raya guna pengusutan lebih lanjut.
Pengakuan dari korban kejadian kekerasan sudah sering dilakukan sejak Januari 2019
Korban tinggal bersama pelaku di dekat kandang ayam.
Alat yg digunakan pelaku untuk melakukan kekerasan yaitu Tangan, kayu, selang dan sendok yang dipanaskan.
Hasil pemeriksaan dari Rumah Sakit Bhayangkara
1. Matanya luka parah
2. Tulang dadanya 2 patah
3. Luka bakar di tempel di hampir bagian tubuh dgn sendok yg lebih dulu di panaskan dgn kompor gas.
4. Anemia berat (Hb 5,6 normal 13).
5. Scan Kepala; ada haematom di tulang tengkorak.
6. Gizi= Kurang Baik, dan hasil Lab Feset ditemukan Parasit (cacingan).
7. Luka2 lebam, luka bakar dan lain2 pd hampir seluruh bagian tubuh.
Tersangka Jenfriwan sudah diamankan polisi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(*)



