
SIAGANEWS.CO- Meski sempat dikhawatirkan akan terjadinya gangguan keamanan pasca pengumuman keputusan hasil sengketa Pilkada kabupaten Kuantan Singingi oleh Mahkamah Konstitusi (MK) RI, Senin (22/2/2016) siang, namun hingga sore harinya situasi di Kabupaten Kuansing secara keseluruhan tetap kondusif.
Walau kondusif, namun ratusan personil gabungan dari Polres Kuansing, Brimob Polda Riau, anggota TNI dari Kodim INHU-Kuansing dan dibantu personil dari Bataliyon infantri 132 Salo tetap siaga dibeberapa titik tertentu seperti di kantor KPU Kabupaten Kuansing guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Sebelumnya kita khawatir adanya pengerahan massa dari masing-masing pendukung pasca putusan ini, tapi berkat imbauan yang terus kita sampaikan kepada semua pihak, hal ini tidak terjadi,”ujar Kapolres Kuansing, AKBP Edy Sumardi Priadinata, S.Ik kepada wartawan, Senin (22/2/2016).
Pantauan di lapangan, memang tidak ada massa pendukung yang berkumpul, termasuk pawai atau arak-arakan akibat eforia yang berlebihan dari pihak yang menang juga tidak ada terlihat.

“Alhamdulillah, keputusan MK ini dapat diterima semua pihak, dan ini bukti bahwa masyarakat Kuansing cinta damai,”ujar Kapolres.
Sementara itu beberapa warga yang ditemui berharap dengan ditetapkannya Mursini-Halim sebagai pemimpin Kuansing kedepan dapat menjadi Bupati dan Wakil Bupati seluru masyarakat Kuansing, tidak ada lagi pendukung atau pun tim sukses.
“Mereka pemimpin kita bersama, tidak ada lagi massa pendukung ini dan itu, kita berharap semoga amanah,”ujar Fazri salah seorang warga Kuansing di Teluk Kuantan.(mcr)



